Scroll untuk baca artikel
Bencana AlamJawa Barat

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Tanah Longsor di Dekat Istana Bogor, 1 Tewas Tertimbun

298
×

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Tanah Longsor di Dekat Istana Bogor, 1 Tewas Tertimbun

Sebarkan artikel ini
Tim gabungan BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Tagana, PMI, serta TNI-Polri mengevakuasi tiga korban tertimbun longsor di Kelurahan Ciparigi dan Sempur, Kota Bogor, Jawa Barat. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Banten – Isak tangis keluarga dan tetangga langsung merebak saat petugas SAR gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor bersama TNI/Polri mengevakuasi salah satu korban bernama, Titin (52) yang tewas akibat tertimbun longsor di Kampung Lebak Kantin, RT 07/02 Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.

Longsor yang terjadi di Babakan Rawa Haur, Desa Sentul, Kecamatan Babakan Madang dan Kampung Jambu Lebak, Desa Pasir Jambu, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tersebut, mengakibatkan 2 orang luka berat dan 3 orang luka ringan.

Selain itu satu orang belum ditemukan, 3 KK /12 jiwa mengungsi dan 2 KK /6 jiwa terdampak dalam bencana longsor yang terjadi di Kampung Lebak Kantin, tidak jauh dari Istana Bogor, Kota Bogor, Minggu (24/3/2024) malam.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim di Kota Bogor, Senin, mengatakan daerah itu diguyur hujan lebat dengan intensitas 120 milimeter pada Minggu (24/3/2024) sore hingga malam.

Ia menyebut, kejadian ini merupakan fenomena pemanasan global yang menyebabkan beberapa hari terakhir terjadi cuaca panas yang luar biasa setelah diguyur hujan berhari-hari.

Setelah mengalami cuaca panas, pada Minggu (24/3/2024) sore ke malam, Kota Bogor dilanda hujan diiringi dengan angin. Hingga Senin dini hari, BPBD Kota Bogor mencatat data sementara ada 18 titik bencana di daerah itu.

“Ada banjir lintasan, tanah longsor, TPT yang roboh dan pohon tumbang. Salah satu yang menelan korban jiwa berlokasi di Lebak Kantin, Kelurahan Sempur. Sudah dilaksanakan proses pencarian dan evakuasi terhadap dua orang warga,” ujarnya.

Dedie melihat langsung proses evakuasi di Kelurahan Sempur pada Senin dini hari, dan memastikan evakuasi dijalankan dengan optimal. Ia juga sempat melakukan rapat kecil untuk pemetaan.

Baca Juga :  Banjir Terjang Demak Jateng, 63.465 Warga Mengungsi, Akses Jalan Pantura Timur Demak-Kudus Terputus

“Jadi kita lihat dulu situasi ya seperti apa sekarang, mungkin besok kita bisa melaksanakan proses penilaian untuk memastikan apa warga apakah aman atau memang harus dipindahkan,” ujarnya.

Sejauh ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sudah melakukan diskusi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dengan permasalahan yang terjadi akibat bencana alam.

Menurut dia, ke depan harus dilaksanakan sebuah program yang masif untuk pembersihan saluran-saluran air, drainase, termasuk kali dan sungai.

“Dan yang paling penting jangan lagi ada masyarakat yang buang sampah ke Sungai Walungan, ke kali, ke drainase supaya tidak terjadi hambatan,” ujarnya.

Facebook Comments