Triberita.com ǀ Subang – Pasca kekalahan Pemilu presiden 2024, PDIP partai penguasa 2 periode harus tumbang di 2024. Efek kekalahan juga terasa di kepengurusan kader di daerah dalam menghadapi kontes politik Pilkada, khususnya di Kabupaten Subang.
Kabar kurang baik berkembang di internal PDIP, yakni kepengurusan terpecah membuat banyak tercipta kubu-kubu, karena adanya perpecahan di kepengurusan pusat. Hingga arus bawah, menilai Ating Rusnatim Wakil Bupati Subang dan sebagai Plt. Bupati Subang Periode 2018-2018 yang dilantik pada Bulan Desember 2018 layak diusung sebagai pemersatu kader.
“Pak Ating bagi saya tokoh PDIP Senior, jika didalam penjaringan bakal calon Bupati Subang, Nama Ating dipertahankan, artinya beliau ini memiliki karisma dan hubungan baik dengan pengurus pusat,” kata militansi senior PDI Perjuangan, Nur Wibowo.
Ating salah satu kader militan puluhan tahun yang masih setia mengabdikan dirinya di partai berlambang kepala banteng moncong putih itu.
“Ating bukan kader kutu loncat, darahnya merah PDIP walaupun rekanannya kini sudah berpindah-pindah warna, tetapi Ating tidak pernah berubah, dia militansi,” ucapnya.
“Jika DPP PDIP masih mempertahankannya hingga saat ini untuk kembali menjadi Calon Bupati Subang di Pilkada Subang, sebuah keputusan yang tepat,” pungkasnya.

















