Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Truk DLH Kabupaten Serang Buang Sampah di Cimarga Kabupaten Lebak Banten

260
×

Truk DLH Kabupaten Serang Buang Sampah di Cimarga Kabupaten Lebak Banten

Sebarkan artikel ini
Kendaraan pengangkut sampah milik DLH Kabupaten Serang, terpantau sedang menurunkan sampah di lahan kosong di Blok Situ Girang/Cilalay, Desa Gunung Anten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. (Foto : tangkap layar)

Triberita.com | Lebak Banten – Viral! Sebuah video beredar di media sosial memicu kemarahan publik dan menimbulkan tanda tanya besar.

Dalam video itu, terlihat jelas sejumlah truk berwarna kuning bertuliskan “DLH Kabupaten Serang” sedang menurunkan tumpukan sampah di lahan kosong di Blok Situ Girang/Cilalay, Desa Gunung Anten, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Perbuatan itu, diduga merupakan praktik open dumping atau pembuangan sampah secara terbuka, yang jelas bertentangan dengan prinsip pengelolaan lingkungan hidup.

Tak hanya soal cara membuang sampah, yang lebih mengejutkan, informasi dilapangan menyebutkan, bahwa tindakan tersebut diduga dilakukan atas arahan pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang.

“Tak mungkin kami melakukan hal itu, pak. Jika bukan atas perintah,” ujar sumber informasi tersebut, pada Kamis (9/10/2025).

Dugaan ini, kini beredar luas dan menimbulkan tanda tanya besar, apakah kebijakan darurat sampah benar-benar telah kehilangan arah?

Hingga berita ini dikirim ke redaksi triberita.com, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Yadi Priyadi Rochdian, belum memberikan keterangan resmi.

Namun publik menilai, peristiwa ini menambah catatan buruk dalam penanganan darurat sampah di Kabupaten Serang.

Kabupaten Serang sendiri, kini tengah berada di situasi krisis sampah. Volume limbah rumah tangga terus meningkat, sementara kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) semakin terbatas. Pemerintah daerah, dinilai lamban menetapkan solusi konkret.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Serang mendorong penerapan Program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai langkah strategis untuk mengakhiri krisis. Namun muncul pertanyaan tajam:

“Bagaimana DPRD akan menyikapi fakta di lapangan, jika truk pemerintah sendiri justru menjadi bagian dari masalah, bukan solusinya?”

Facebook Comments