Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Viralkan Kali di Kedungwaringin Bekasi Menghitam, Warga Didatangi Utusan Perusahaan yang Diduga Buang Limbah

764
×

Viralkan Kali di Kedungwaringin Bekasi Menghitam, Warga Didatangi Utusan Perusahaan yang Diduga Buang Limbah

Sebarkan artikel ini
Sungai yang terlihat hitam di Desa Karang Mekar Kecungwaringin Bekasi, karena sudah tercemar limbah.

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Viralnya tayangan video di media sosial Tiktok terkait Kali Pacinan di Desa Karang Mekar Kecamatan Kedung Waringin Kabupaten Bekasi yang tiba-tiba menghitam, menjadi bahan pembicaraan di masyarakat. Menghitamnya Kali Pecinan diduga disebabkan ada oknum dari perusahaan yang membuang limbah ke Kali tersebut.

Tak hanya itu, warga yang ada di video itupun didatangi utusan dari perusahan yang berlokasi di Desa Bojong Sari Kecamatan Kedung Waringin, Sabtu (20/9/2025).

Dua utusan yang mengaku dari sebuah perusahaan di Bojong Sari tersebut mendatangi Abdul Rojak yang videonya viral lantaran mengeluhkan Kali Pecinan yang menghitam akibat limbah.

“Sekitar pukul 08.24 saya didatangi dua orang mengaku perwakilan dari salah satu perusahaan yang ada di wilayah Kedungwaringin, lantaran viral di akun tiktok Asful45. Perusahaan tersebut, katanya dipanggil KLH [Kementerian Lingkungan Hidup -red],” kata Abdul Rojak kepada triberita.com, Senin (22/10/2025).

Abdul Rojak, warga Kampung Kapek Kecamatan Kedungwaringin Kabupaten Bekasi mengeluhkan pencemaran limbah yang terjadi di Kali Pacinan, sungai yang mengaliri wilayah Desa Karang Mekar dan Desa Mekar Jaya, Kabupaten Bekasi. (Foto: doc redaksi)

Dua orang orang tersebut, lanjut Rojak, salah satunya berinisial HM, mempertanyakan tentang limbah yang mencemari lingkungan di Kali Pacinan Kp Kapek Rt 15/007, penghubung dua Desa Mekarjaya dan Desa Karng Mekar Kecamatan Kedungwaringin.

“Berdua, yang satu lagi saya ngga kenal. Masa saya dibilang lantaran viralin kali yang kotor hitam bau busuk, perusahannnya dipanggil KLH,” ujarnya.

Kepada awak media, Rojak mengaku, dirinya dan para warga tidak mau kali yang ada di Kampung Kapek dicemari oleh oknum perusahaan yang tidak bertanggung jawab, karena sangat berdampak kepada pertanian di wilayahnya. Dia berharap kepada penegak hukum dan pemerintah Pemkab Bekasi agar segera ditindaklanjuti.

“Saya berharap kepada penegak hukum dan pemerintah segera bertindak agar perusahan itu di beri sangsi tegas,” harapnya

Facebook Comments