Scroll untuk baca artikel
Berita

Waduh.. Usai Santap Program MBG di Sekolah, Siswa SDN di Sukoharjo Jateng Keracunan

257
×

Waduh.. Usai Santap Program MBG di Sekolah, Siswa SDN di Sukoharjo Jateng Keracunan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Program Makan Bergizi Gratis.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Sukoharjo Jateng – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah bergulis sejak awal Januari tahun ini. Program gagasan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini, tujuannya antara lain menciptakan generasi gemilang lewat pemenuhan gizi yang seimbang bagi anak-anak sekolah, sekaligus mendongkrak ekonomi local.

Sayangnya, tak berjalan mulus, masih ada persoalan pada pelaksanaan program ini di daerah.

Salah satunya, di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, tepatnya di SDN Dukuh 03 Sukoharjo, mengalami keracunan usai makan menu program makan bergizi gratis (MBG).

Dilansir dari media Antara, diperoleh keterangan dari Kepala SDN Dukuh 03 Lilik Kurniasih, peristiwa keracunan pada puluhan anak didiknya terjadi  sekitar pukul 09.30 WIB.

Lilik pun menceritakan, makanan dari catering yang menjalankan program MBG ini, tiba di sekolah pada pukul 09.00 WIB. Hari itu, menu makanannya adalah nasi putih, ayam goreng tepung, sayur ca wortel tahu, buah naga, dan susu.

Usai disantap oleh anak-anak, beberapa dari mereka mengeluh merasa mual dan pusing. Bahkan ada yang muntah.

Menurut Lilik, ada sekitar sepuluh anak dari 200 siswa yang merasa mual setelah makan. Mereka yang mengaku mual, adalah siswa kelas 1 hingga kelas 6.

Masih menurut sang kepala sekolah, anak-anak mengaku mencium aroma basi dari ayam tepung.

Melihat kejadian itu, Lilik pun memerintahkan para guru agar menarik makanan yang masih sisa.

Pihak sekolah pun  langsung menghubungi tim yang bertugas mengontrol Program MBG, yakni Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan petugas kesehatan dari Puskesmas Sukoharjo Kota.

“Tadi langsung ditangani oleh petugas, dan langsung diberi obat. Alhamdulillah langsung tertangani,” katanya.

Baca Juga :  Miris! Gaji Ribuan ASN Banten Belum Cair, Biasanya udah Terima Bulanan

Merespon kejadian tersebut, Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota Kunari Mahanani mengatakan Kodim 0726 Sukoharjo yang mengelola SPPG telah mengakui proses pemasakan ayam kurang matang.

“Ayamnya tidak matang, sudah diakui dari Kodim,” katanya.

Facebook Comments