Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Wagub Banten Dimyati Dampingi BAM DPR RI Pantau Harga Sembako di Pasar Rau Serang

281
×

Wagub Banten Dimyati Dampingi BAM DPR RI Pantau Harga Sembako di Pasar Rau Serang

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten saat mendampingi Tim Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI tinjau harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Rau, Kota Serang, Provinsi Banten, pada hari Kamis tanggal 6 Maret 2025. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Banten, mendampingi Tim Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, meninjau harga Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Rau, Kota Serang, Provinsi Banten, Kamis, (6/3/2025).

Pada kegiatan ini, Tim Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI memastikan stabilitas harga Bapokting saat Ramadhan 1446 H, tidak mengalami lonjakan harga, serta kelangkaan bahan pokok yang dapat merugikan masyarakat.

“Harga bahan pokok penting di Pasar Rau ternyata semuanya masih stabil. Termasuk ketersediaannya,” ujar Dimyati.

Dalam peninjauan itu, rombongan menemukan harga minyak sayur dengan merek Minyak Kita dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu dengan harga Rp. 18.000 hingga Rp. 19.000 rupiah per liter. Seharusnya, harga yang telah ditetapkan pemerintah untuk Minyak Kita senilai Rp. 15.750 per liter, dimana pemerintah telah memberikan subsidi terhadap minyak sayur tersebut.

“Tadi, di pasar ada pembeli yang protes, seperti minyak sayur dijual diatas HET. Ini akan menjadi perhatian kami, dan saya sudah menugaskan Disperindag untuk segera menindaklanjutinya,” ujar Dimyati.

Dikatakan, jika selama bulan suci Ramadan serta menghadapi hari Raya Idul Fitri 1446 H, bila terdapat harga dan stok bahan pokok penting tidak stabil di masyarakat, pihaknya akan segera mengatasi persoalan yang ada dan memungkinkan untuk menggelar pasar murah di setiap kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

“Insya Allah, kita akan gelar operasi pasar murah, supaya harga tetap stabil. Nanti akan kita gelar mendekati Idul Fitri. Kami akan berkoordinasi dengan Kabupaten Kota bersama Bulog dan BUMD, yaitu PT Agro Banten Mandiri (ABM) serta lembaga lainnya,” jelas Wagub Dimyati.

Baca Juga :  Kasus Pembunuhan Terhadap Istri, JPU Kejari Serang: Naisan Dituntut 12 Tahun Penjara

Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR-RI Agun Gunandjar mengatakan, dirinya hadir di Kota Serang Banten bersama Anggota BAM Tamanuri dan Siti Mukaromah beserta rombongan, untuk memastikan persoalan terhadap ketersediaan bahan pokok, stabilitas harga dan pengendalian inflasi selama bulan suci Ramadan 1446 H dapat teratasi.

“DPR-RI melalui Badan Aspirasi Masyarakat, menjalankan fungsi refresentatif mewakili rakyat. Kami di Kota Serang, menampung suara rakyat dan segera mencarikan solusi terbaik,” ujar Agun Gunanjar.

“Maka dari itu, hari ini kita kumpulkan semua instansi pemangku kepentingan, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kota Serang, BUMN dan BUMD serta Bank Indonesia dan Perum Bulog,” terangnya.

Selain itu, di Pasar Rau Kota Serang, Tim BAM juga melakukan pengambilan sampel bahan pangan dan makanan untuk dilakukan uji kualitas keamanan pangan dan produk, sehingga dapat melindungi masyarakat dari bahan-bahan berbahaya dan kadar zat yang tidak sesuai.

“Di Pasar Rau Kota Serang Banten, kami menyimpulkan, ketersediaan pangan dan stabilitas harga dan stok bahan pokok penting relatif cukup baik. Mutu dan kualitasnya yang di uji oleh BPOM, juga bagus tidak mengandung zat-zat yang tidak sesuai,” ujar Agun Gunanjar.

“Kami yakin, Kota Serang menghadapi lebaran ini terkendali ketahanan pangannya, stabil harganya dan tersedia bahan pokoknya. Ini yang kami dapatkan,” sambungnya.

Facebook Comments