Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaBisnisPendidikan

Wali Murid MAN 1 Bekasi Geram, Study Tour ke Yogyakarta Batal, Ratusan Juta Digondol EO

250
×

Wali Murid MAN 1 Bekasi Geram, Study Tour ke Yogyakarta Batal, Ratusan Juta Digondol EO

Sebarkan artikel ini

Pihak Event Organizer (EO) yang ditunjuk dikabarkan tidak transparan dalam hal pemberangkatan serta penginapan. Diduga pihak mereka melakukan penggelapan dana anggaran

Triberita.com, Kota Bekasi – Berniat Ratusan wali murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Bekasi geram lantaran gagal berangkat study tour ke daerah Yogyakarta, Jawa Tengah.

Pihak Event Organizer (EO) yang ditunjuk dikabarkan tidak transparan dalam hal pemberangkatan serta penginapan. Diduga pihak mereka melakukan penggelapan dana anggaran.

Burhadudin orang tua wali murid mengatakan, padahal, lebih dari 200 siswa di sekolah tersebut sudah melunasi uang sebesar dua juta per orang untuk beberapa hari di Yogyakarta dan yang terkumpul sekitar Rp442 juta.

“Kejadian berawal saat pihak sekolah berencana menggelar study tour ke Yogyakarta. Siswa pun dipercaya untuk mencari pihak penyelenggara pemberangkatan dan akhirnya disepakati menunjuk MSB Group,” katanya saat dihubungi pewarta triberita.com, Jum’at 09 Juni 2023.

Pihak sekolah sendiri dikabarkan akan melunasi biaya semua siswa kepada EO jika memang sudah dipastikan akan berangkat. Namun, disatu sisi penyelenggara ingin pihak sekolah segera melunasi total biaya yang sudah disepakati.

“Seharusnya para siswa berangkat pada Minggu pertama di bulan Juni, namun akhirnya ditunda menjadi 8 Juni. Saat para siswa sudah berkumpul dan bersiap berangkat, bus yang mengangkut siswa jumlahnya tidak sesuai dengan yang disepakati,” jelasnya.

“Dari 288 anak wali murid kecewa, kita nabung dalam ekonomi serba sulit sedikit demi sedikit karena ini demi anak untuk bisa studi tour sekaligus perpisahan anak karena sudah kelas 3 tiba-tiba dikecewakan seperti ini,” sambungnya.

Dari pernyataan pihak EO, lanjutnya, untuk menuju kampus Universitas Gajah Mada di Yogjakarta awalnya baik-baik saja, tapi entah kenapa ditengah jalan pada di putuskan untuk di undur,  hal ini ia merasa sangat dibohongi.

Baca Juga :  Polemik, Wali Murid SMAN 1 Sukatani Kabupaten Bekasi Keluhkan Biaya Study Tour 'Harganya Selangit' 

“Kesal karena kita sudah melakukan persiapan matang untuk keberangkatan anak. Kasihan anak-anak yang sudah berharap akan berkunjung ke universitas gajah Mada Yogyakarta, saya meminta kasus ini diusut tuntas jika memang kalau pihak EO melakukan tindakan pidana maka penjarakan, saya percayakan kasus ini kepada pihak kepolisian,” ujarnya.

Geram dengan hal ini, orangtua siswa / wali murid pun akhirnya mengamankan dua orang dari pihak EO untuk dimintai pertanggung jawaban.

Menghindari hal – hal yang tidak diinginkan, kepolisian Polsek Bekasi Utara lalu membawa kedua perwakilan EO dan sekolah untuk dimintai keterangan.

Facebook Comments