Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Wujud Empati, Kapolres Serang Sambangi dan Berikan Bantuan Kepada Warga yang Rumahnya Ambruk

292
×

Wujud Empati, Kapolres Serang Sambangi dan Berikan Bantuan Kepada Warga yang Rumahnya Ambruk

Sebarkan artikel ini
Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko didampingi Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kapolsek Ciruas Kompol Muhammad Cuaib serta Kades Ranjeng Sapta Mulyana, saat menyambangi rumah Mastu (78), seorang janda warga yang atap rumahnya ambruk di Kampung Ciruas Kecil, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten, Senin 23 Desember 2024. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Serang Banten – Sebagai wujud empati, Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko, melaksanakan program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (PECAK) dengan menemui Mastu (78), warga yang atap rumahnya ambruk di Kampung Ciruas Kecil, Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Senin (23/12/2024).

Dalam kegiatan commander wish Kapolda Banten yang dikemas dalam program Ngariung Iman Ngariung Aman ini, Kapolres AKBP Condro Sasongko didampingi Wakapolres Kompol Ali Rahman CP, Kapolsek Ciruas Kompol Muhammad Cuaib serta Kades Ranjeng Sapta Mulyana.

Kepada Mastu yang diketahui sebagai janda, Kapolres menyampaikan perasaan prihatin atas kondisi tempat tinggalnya yang sudah tidak layak huni.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memberikan sembako serta uang santunan untuk membantu perbaikan rumah.

“Saya selaku pribadi maupun pimpinan Polres Serang Polda Banten, menyampaikan prihatin atas kondisi rumah yang sudah tidak bisa ditempati lagi. Semoga bantuan ini bisa membantu memperbaiki dan bisa ditempati lagi,” ungkap Kapolres.

Bantuan uang diberikan Kapolres kepada Kepala Desa Ranjeng Sapta Mulyana sebagai penanggungjawab perbaikan rumah, dibantu masyarakat.

“Soal perbaikan rumah, kami minta bapak kepala desa yang mengawasi. Kalo nanti ada kekurangan, bisa hubungi Kapolsek,” kata Kapolres Condro Sasongko.

Untuk diketahui, rumah yang ditempati Mastu merupakan bangunan tua dengan dinding berlapiskan tanah liat. Sejak kematian suaminya, Mastu tidak bisa memperbaiki kerusakan yang ada, yang mengakibatkan kerusakan semakin parah.

Kusen-kusen jendela maupun pintu te lihat sudah keropos dimakan rayap. Karena kondisi rumahnya tidak layak huni, saat ini Mastu tinggal sementara di rumah salah seorang kerabatnya.

Mastu pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolres yang telah berkenan menemui serta memberikan bantuan perbaikan rumahnya. Ia mengaku, hanya bisa membalas dengan doa, semoga yang dilakukan Kapolres ini dapat diberikan pahala serta bertambah rejeki.

Baca Juga :  Pemprov Banten Komitmen Terhadap Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak

“Saya mengucapkan terimakasih, mudah-mudahan diberikan Allah SWT rejeki, sukses melaksanakan tugas serta diberikan kesehatan,” ucap Mastuh.

Facebook Comments