Triberita.com | Cilegon Banten – Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam mendukung program Swasembada Pangan Nasional (SPN) Tahun 2025, Bhabinkamtibmas Polsek Anyar Polres Cilegon, melaksanakan kegiatan sambang dan monitoring lahan pertanian jagung di Desa Sindang Karya, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.
Pemantauan dilakukan untuk meninjau secara langsung pertumbuhan bibit jagung yang sebelumnya telah ditanam bersama warga.
Selain memastikan proses pertanian berjalan dengan baik, kegiatan ini, juga bertujuan menjaga keberlanjutan hasil panen agar memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga mengatakan, tanaman jagung seluas kurang lebih 1 hektare diatas lahan milik Bapak H. Sukron, anggota Kelompok Tani Angsana II, ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dengan kelompok tani dalam mendukung kemandirian pangan masyarakat.
“Tanaman jagung saat ini, yang telah memasuki usia tanam 65 hari. Selain melihat perkembangan tanaman, Bhabinkamtibmas juga melakukan dialog dengan petani untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi dalam meningkatkan hasil pertanian,” ujar Kapolres Martua Silitonga, Selasa (21/10/2025).
Kapolsek Anyar Polres Cilegon Polda Banten IPTU Iwan Sofiyan menambahkan, kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan di daerah.
“Polri berkomitmen untuk terus mendukung program ketahanan pangan dengan melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap lahan pertanian masyarakat, agar hasil panen dapat maksimal dan memberi manfaat ekonomi,” ujar Iwan Sofiyan.
Lanjut Iwan, kegiatan pendampingan oleh Bhabinkamtibmas, selain dapat membantu meningkatkan kapasitas petani, juga menjaga keamanan wilayah pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
“Sinergi ini, diharapkan mampu memperkuat semangat petani dalam meningkatkan produktivitas dan menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama kemandirian ekonomi nasional,” ujar Iwan.

















