Scroll untuk baca artikel
BeritaSubang

Ancaman! Mencegah Detik-Detik Terakhir Kematian Demokrasi di Subang, Integritas melawan Intimidasi

454
×

Ancaman! Mencegah Detik-Detik Terakhir Kematian Demokrasi di Subang, Integritas melawan Intimidasi

Sebarkan artikel ini

Bagian 5: Catatan Redaksi

Asep Saefulloh, Pimpinan Umum bersama Tim Redaksi Triberita.com.

Oleh : Asep Saefullah

Pemimpin Umum Triberita.com

Triberita.com | Subang – ​Hal yang sedang dialami Triberita.com hari ini bukanlah sekadar urusan satu meja redaksi, melainkan peringatan bahaya bagi siapa pun yang masih peduli pada kebenaran di Kabupaten Subang.

Jika pola kriminalisasi melalui audit personal dan tuduhan tanpa bukti ini dibiarkan melenggang tanpa perlawanan, maka kita sedang mengizinkan nafas kematian demokrasi berbunyi lebih awal.

​Rekan-rekan media, aktivis, dan seluruh masyarakat Subang harus menyadari satu hal: Jika hari ini Triberita bisa “dijinakkan” dengan cara-cara offside seperti ini, maka esok atau lusa, giliran pena dan suara Anda yang akan dipatahkan.

​Kami berdiri di sini bukan sebagai pesakitan yang sedang membela diri dari kesalahan. Sama sekali tidak. Kami berdiri tegak sebagai penjaga pintu transparansi.

Tuduhan pemerasan tanpa bukti aliran uang, serta interogasi mengenai merek ponsel, merek komputer hingga riwayat sekolah, hanyalah ornamen untuk menutupi ketakutan mereka akan kebenaran yang mulai tersingkap.

​ini adalah pertarungan antara integritas melawan intimidasi

​Triberita.com memilih untuk tidak bertekuk lutut. Bukan karena kami merasa kebal hukum, tapi karena kami memikul mandat publik untuk memastikan kekuasaan tidak berjalan tanpa pengawasan.

Menyerah pada pola pembungkaman ini berarti mengkhianati kepercayaan pembaca dan membiarkan para “penghisap” uang rakyat berpesta pora dalam kegelapan tanpa gangguan berita investigasi.

​Kami mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk merapatkan barisan. Jangan biarkan instrumen hukum dijadikan “alat pemukul” pesanan. Hari ini kita bela Triberita, hakikatnya kita sedang membela hak setiap warga Subang untuk mengetahui kebenaran. Sebab, ketika pers sudah berhasil dibungkam, maka kegelapan lah yang akan berkuasa.

Baca Juga :  Sepi Peminat? Karang Taruna Subang Cari Nakhoda Baru

Kepada publik Subang, kami sampaikan: Pena kami tetap tajam, dan investigasi kami tidak akan berhenti di sini. Karena di atas semua intimidasi ini, ada tanggung jawab moral kami kepada kebenaran yang jauh lebih tinggi. Di Subang, matahari harus tetap terbit bagi demokrasi, bukan tenggelam dalam kegelapan represi.

Facebook Comments