Scroll untuk baca artikel
Banten RayaNasionalPeristiwa

BMKG: Gelombang Tinggi di Selat Sunda Capai 6 Meter

80
×

BMKG: Gelombang Tinggi di Selat Sunda Capai 6 Meter

Sebarkan artikel ini

Wilayah perairan Selat Sunda bagian Selatan Banten terpantau terjadi gelombang tinggi

Ilustrasi
Ilustrasi

Triberita.com, Serang Banten – Wilayah Provinsi Banten telah memasuki musim penghujan sejak Januari dan diperkirakan hingga sepuluh hari pertama bulan Maret 2023.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas 1 Serang menyebutkan jika di wilayah perairan Selat Sunda bagian Selatan Banten terpantau terjadi gelombang tinggi yang mencapai ketinggian enam meter.

Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi pada BMKG Klas 1 Serang Tarjono menjelaskan, sejumlah wilayah di Provinsi Banten telah berada pada puncak musim penghujan hingga bulan Maret 2023 ke depan.

Hal itu ditandai dengan durasi curah hujan yang terjadi cukup lama dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Puncak musim penghujan di wilayah Banten diprediksi dari januari hingga dasarian pertama bulan maret 2023, atau sepuluh hari pertama bulan maret. Curah hujan juga bisa terjadi dari pagi hingga sore, atau dari malam hingga pagi hari,” katanya.

Berdasarkan pantau BMKG Klas 1 Serang, kondisi tersebut bisa saja akan semakin meningkat intensitasnya apabila terpantau adanya dinamika atmosfer atau gangguan siklonik di atmosfer.

Seperti adanya belokan arah angin, dan terdapat pusat tekanan udara rendah bahkan jika terpantau adanya bibit siklon tropis di sekitar wilayah Banten.

“Jadi curah hujan atau intensitasnya bisa meningkat jika kondisi di atas tersebut terjadi,” ujarnya.

Sedangkan, dikatakan dia, kondisi tinggi gelombang terjadi di perairan Selat Sunda bagian Selatan, Selatan Banten dan Samudera Hindia bagian Selatan Banten.

Menurut pantauan, gelombang tersebut mencapai empat sampai enam meter dan akan berlangsung hingga sepuluh hari di bulan Maret.

“Untuk di perairan Banten, gelombang terpantau sangat tinggi berkisar antara 4,0 sampai 6,0 meter. Sedangkan untuk kondisi gelombang di jalur penyeberangan Merak-Bakauheni masih dalam katagori sedang. Yaitu berkisar antara 1,25 sampai 2,50 meter,” tuturnya.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri dan jangan memaksakan melaut apabila kondisi cuaca serta gelombang sedang tinggi.

Baca Juga :  Polres Serang Amankan 4.720 Kilo Sabu Asal Negeri Taliban Afghanistan Berikut 5 Orang Pengedar

“Khususnya bagi para nelayan. Untuk operasional penyebrangan merak, sampai saat ini masih berjalan lancar,” ucapnya.

Facebook Comments
Example 120x600