Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBerita

Datangi Polres Metro Bekasi, Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw Tuntut Tangkap Pelaku Pengeroyok Fendy

1040
×

Datangi Polres Metro Bekasi, Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw Tuntut Tangkap Pelaku Pengeroyok Fendy

Sebarkan artikel ini
Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw, Andy Rompas, beserta jajarannya mendatangi Polres Metro Bekasi.(Foto: Rossi)

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Dinilai lambat kinerja Polres Metro Bekasi dalam menangani kasus dugaan pengeroyokan yang dilakukan Oknum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berinisial NY dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) terhadap Fendy. Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw dari Makassar datangi langsung ke Polres Metro Bekasi.

Panglima Besar Ormas Adat Manguni Makasiouw, Andy Rompas,  mempertanyakan penanganan kasus dugaan pengeroyokan terhadap saudaranya, Fendy, yang diduga dilakukan oleh oknum anggota DPRD Kabupaten Bekasi berinisial NY bersama sejumlah rekannya.

“Kedatangan saya ke sini langsung dari Minahasa, sebagai keluarga, untuk menanyakan kepada penyidik terkait perkembangan pengeroyokan yang dilakukan oknum anggota dewan kepada ‘adik’ saya Fendy,” ucap Andy.

Andy menekankan bahwa kasus yang menimpa saudaranya memiliki unsur pidana yang jelas, sehingga terduga pelaku harus segera ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Intinya, kami menekankan tangkap dan tetapkan tersangka oknum anggota DPRD. Karena murni yang menimpa adik saya ini merupakan pengeroyokan dan jelas dilakukan oleh oknum anggota DPRD, karena ada juga bukti CCTV,” tegasnya.

Andy juga menyinggung pentingnya penegakan hukum, mengingat sebelumnya ucapan kurang pantas dari anggota DPR RI pernah memicu kerusuhan di beberapa daerah di Indonesia.

Ia menambahkan bahwa kedatangannya ke Mapolres Metro Bekasi bukan semata karena kasus saudaranya, tetapi juga untuk memperjuangkan keadilan di Indonesia.

“Kami minta keadilan. Sebab di negara kita ini, semua sama di mata hukum. Namun seringkali implementasinya suka berbeda. Oleh sebab itu kami datang untuk mengawal keadilan,” tegas Andy.

Andy berencana akan mendatangi kembali Mapolres Metro Bekasi dan mengancam akan menggunakan hukum adat jika hukum negara belum dapat ditegakkan.

Baca Juga :  Rapim Kodam Jaya Bersama Polda Metro Jaya Tahun 2023, ini yang Dibahas

“Kami tetap menghormati proses hukum. Namun kalau hukum negara belum bisa ditegakkan, apakah hukum adat perlu ditegakkan? Sebab masih ada hukum adat,” tandasnya.

Facebook Comments