Scroll untuk baca artikel
BeritaJakarta RayaNasional

Dikritik Seniman soal Lampu Rotator Biru di Mobil Polisi, Apa Yang Dilakukan Kapolri

113
×

Dikritik Seniman soal Lampu Rotator Biru di Mobil Polisi, Apa Yang Dilakukan Kapolri

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi lampu Rotator biru pada mobil dinas polisi.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mengeluarkan Surat Telegram Nomor : ST/ 2868/ XII/ REN.2.2./ 2023 terkait peraturan baru lampu rotator di kendaraan dinas polisi agar tidak terlihat silau dan berdampak pada masyarakat.

Telegram ini terbit menyusul setelah budayawan Sujiwo Tejo menyampaikan kritik terkait lampu warna biru pada kendaraan dinas polisi yang mengganggu penglihatan pengguna kendaraan di sekitarnya
Perintah yang dikeluarkan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melalui Surat Telegram (ST) Nomor ST/2869/XII/REN.2.2/2023, memerintahkan kepada seluruh jajarannya untuk menutup lampu rotator belakang kendaraan dinas menggunakan kaca film 20 persen.

Dalam Surat Telegram Nomor: ST/ 2868 /XII/REN.2.2./2023, yang ditandatangani Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan, Kapolri memberikan instruksi kepada seluruh Direktur Lalu Lintas untuk segera menindaklanjuti.

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karo Penmas Divisi Humas Polri, menyatakan bahwa perintah tersebut berlaku untuk seluruh kendaraan dinas Polri.

Kapolri memerintahkan agar lampu rotator bagian belakang kendaraan dinas Polri yang dilengkapi lampu rotator warna biru ditutup dengan kaca film 20 persen.

Dalam surat telegram tersebut, Kapolri memperbolehkan penggunaan rotator dalam melaksanakan patroli, pengamanan lokasi kecelakaan lalu lintas, dan pengalihan arus lalu lintas.

“Namun, saat melakukan pengawalan anggota yang bertugas, Kapolri menekankan agar lampu rotator bagian belakang dimatikan, atau tidak menggunakan lampu,” terangnya.

Hal ini sebagai langkah untuk menghindari potensi pecahnya konsentrasi pengendara akibat pancaran lampu rotator bagian belakang kendaraan dinas.

“Agar seluruh kendaraan dinas Polri yang dilengkapi lampu rotator warna biru untuk menutup lampu rotator bagian belakang menggunakan kaca film 20 persen,” bunyi surat telegram itu.

Perintah ini dikeluarkan setelah Korlantas Polri melakukan analisis dan evaluasi, mengidentifikasi, bahwa pancaran lampu rotator bagian belakang dapat memecah konsentrasi pengendara, dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Surat Telegram Rotasi Pati Polri, Komjen Agus Andrianto Jadi Wakapolri

“Saat melaksanakan tugas pengawalan agar lampu rotator warna biru bagian belakang, dimatikan,” tulis surat telegram Kapolri.

Facebook Comments
Example 120x600