Triberita.com | Subang – Pihak Tim Saber pungutan Liar (Pungli) Kabupaten Subang membantah pernyataan kepala SMP 1 Negeri Subang yang mengatakan pungutan uang kepada siswa sebesar 2,7 juta per tahun tersebut melibatkan Tim Saber Pungli dan Tipikor Kabupaten Subang, Rabu (13/12/23).
Kepala Kesbangpol dan juga Sekretaris Saber Pungli Kabupaten Subang, Rona Mailansyah menegaskan bahwa sabar pungli tidak terlibat apapun pada persoalan pungutan 2,7 juta setiap siswa yang dilakukan oleh pihak sekolah dan komite SMPN 1 Kabupaten Subang.
“Tidak ada keterlibatan saber pungli terkait pungutan uang sebesar 2,7 juta tersebut yang dilakukan oleh pihak sekolah SMP negeri 1 Subang, bahkan saya menegaskan mewakili Ketua Saber Pungli Subang yaitu Pak Wakapolres Subang, jangan pernah membawa nama-nama Saber Pungli atau Tipikor,” tegasnya.
Karena, lanjut Rona, tidak ada kaitannya dengan sumbangan yang dilakukan oleh pihak sekolah dan komite sekolah,
“Jadi Saya katakan tidak ada kaitannya dengan pungutan 2,7 Juta tesebut, saya katakan kami tidak mau terlibat persoalan pungutan atau yang diduga pungutan liar yang dilakukan oleh SMP negeri 1 Subang dan Pihak Komite Sekolah SMPN 1 Subang,” tegas Rona.
Bahkan dirinya juga menjadi salah satu bagian dari korban orangtua siswa yang dipaksa harus membayar uang pungutan sekolah karena salah satu anaknya bersekolah di SMPN 1.
“Saya juga dimintai uang dan ditagih oleh pihak komite sekolah SMPN 1 oleh komite sekolah untuk membayar 2,7 juta, saya bilang saya tidak punya uang sebesar itu dan itu ditagih-tagih terus dan tagihan saya sebagai orangtua murid dicatat didalam daftar pembayaran tagihan komite sekolah SMP negeri 1 Subang,” kata Rona bercerita kepada Triberita.com.
Sebelumnya, Kepala SMP 1 negeri Subang mengatakan bahwa dirinya dalam melakukan pungutan sumbangan sebesar 2,7 juta sudah berkoordinasi dan kerjasama dengan sabar pungli dan Tipikor.
“Dalam sumbangan siswa kita juga sudah koordinasi dan kerjasama dengan Saber pungli dan Tipikor Subang, jadi ini buka pungli tetapi sumbangan siswa, dan mereka juga hadir di rapat Komite sekolah dan para orangtua murid,” kata Kepala Sekolah Aba Bachra Kepala Sekolah SMPN 1 Kota Subang kepada Triberita.com pada hari Selasa kemarin diparkiran sekolah SMPN 1 Subang (12/12/23).
















