Triberita.com | Kabupaten Bekasi,- Ramainya pemberitaan terkait mangkraknya proyek normalisasi saluran drainase (gorong-gorong) di jalan RM Marzuki, Kampung Teleng, Desa Karang Baru, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi temui titik terang.
Proyek tersebut tertunda hampir beberapa hari sehingga mengakibatkan pembuangan air warga menjadi tersendat.
Sebelumnya, dikabarkan proyek tersebut sempat terhenti selama empat hari lantaran diduga pihak pemerintah Desa Karang Baru dengan pengembang terjadi miskomunikasi sehingga menjadi kendala dalam pengerjaan.
Namun demikian, fakta dilapangan, bahwa proyek tersebut masih dalam pengerjaan oleh pihak penanggung jawab. Ada beberapa yang perlu diperhatikan salah satunya penyempitan ruas dan bangunan kurang kokoh.
Kepala Desa Karang Baru Komarudin Ambarawa mengatakan, proyek tersebut atas dasar aspirasi masyarakat, sehingga pihaknya mengambil langkah untuk segera melakukan normalisasi sebelum jatuh musim penghujan.
“Proyek itu permintaan dan aspirasi warga Kampung Teleng, dilokasi itu memang kerap terjadi banjir. Baru dikerjakan 2 Minggu dan masih dalam pengerjaan oleh pihak pengembang jadi tidak ada pengerjaan mangkrak,” kata Ambarawa saat ditemui triberita.com di kantor desa Karang Baru, Jum’at (06/10) malam.

Ambarawa mengklaim, dalam pengerjaan proyek tersebut dibawah pengawasan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Baru, pihaknya mendesak kepada pengembang untuk segera menuntaskan pengerjaannya agar masyarakat tidak lagi mengalami kendala banjir.
















