Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Kapolda Banten Turut Berduka atas Wafatnya Eyang Meri, Istri Almarhum Jenderal Hoegeng

212
×

Kapolda Banten Turut Berduka atas Wafatnya Eyang Meri, Istri Almarhum Jenderal Hoegeng

Sebarkan artikel ini
Kapolda Banten beserta seluruh jajaran, menyatakan turut berduka cita atas wafatnya Eyang Meri, isteri dari alm Jenderal Pol Hoegeng.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki beserta staf dan jajaran Polda Banten, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Meriyati Roeslani Hoegeng, istri almarhum mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Meriyati Roeslani Hoegeng yang akrab disapa Eyang Meri tersebut, meninggal dunia, pada Selasa (3/2/2026), dalam usia 100 tahun.

Eyang Meri mengembuskan napas terakhir terakhir pukul 13.24 WIB, setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Jenazahnya tiba di rumah duka di Perumahan Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat, pukul 16.15 WIB dengan menggunakan mobil jenazah polisi.

Jenazah Eyang Meri, direncanakan akan dimakamkan di TPU Giri Tama, Tajur Halang, Bogor, Jawa Barat, pada Rabu (5/2/2026).

Almarhumah lahir pada 23 Juni 1925 dan dikenal sebagai figur sederhana, kuat, serta setia mendampingi Jenderal Hoegeng yang menjadi teladan integritas dan keteladanan di tubuh Polri.

Menurut Aditya yang merupakan salah seorang anak almarhumah menjelaskan, kematian ibu bukan karena penyakit tertentu, melainkan faktor usia yang sudah sepuh.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Eyang Meri.

“Kami keluarga besar Polda Banten turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas berpulangnya Eyang Meri. Beliau adalah sosok istri Bhayangkara yang luar biasa, yang dengan kesederhanaan dan keteguhan hati telah menjadi bagian penting dari perjalanan hidup almarhum Jenderal Hoegeng,” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, Kapolda menuturkan, bahwa keteladanan keluarga Jenderal Hoegeng, termasuk Eyang Meri, merupakan warisan nilai moral yang patut dijadikan inspirasi bagi seluruh insan Bhayangkara.

“Nilai kejujuran, kesederhanaan, dan pengabdian yang ditunjukkan oleh keluarga Jenderal Hoegeng akan selalu menjadi sumber inspirasi bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” terangnya.

Baca Juga :  Timnas Indonesia Akan Menghadapi Argentina Pada 19 Juni Mendatang

Kapolda Banten, juga mendoakan agar almarhumah mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima di sisi allah swt. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan keikhlasan dan ketabahan hati,” ucap Kapolda Banten.

Facebook Comments