triberitacom – Merak – Diperkirakan hari ini, Arus Mudik Nataru (Natal dan Tahun Baru) 2023 yang melakukan penyeberangan menggunakan kapal “roll on-roll off” atau ro-ro melalui Pelabuhan Penyeberangan Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Utama Merak menuju Pelabuhan Bakahuen Lampung, memasuki puncaknya.
Arus libur Nataru di Pelabuhan ASDP Merak, Kota Cilegon, Banten mulai terasa sejak, Kamis (22/12/2022) malam. Peningkatan kendaraan yang menggunakan jasa penyeberangan Merak-Bakauheni terjadi pada malam hari.
Dari pantauan Triberita.com, penumpang umumnya memang terbilang masih lebih suka melakukan menyeberang dari Pulau Jawa menuju Pulau Sumatera pada malam hari.
Peningkatan kendaraan yang hendak menyeberang ke Bakauheni memang sudah lebih banyak meski tidak sampai keluar dari area Pelabuhan Merak.
Menurut data yang diperoleh pihak PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, mencatat sudah 680.324 orang menyeberang dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak. Rata-rata perhari tercatat 30.924 orang.
General Manajer PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Luthfi Pratama, antusiasme masyarakat melakukan perjalanan libur akhir tahun dengan kapal ferry khususnya di lintas Merak – Bakauheni terus meningkat.
Mohon lakukan reservasi tiket jauh-jauh hari. Pengguna jasa lintas Merak – Bakauheni wajib beli tiket via Ferizy, karena sudah tidak ada penjualan tiket di pelabuhan,” tutur Luthfi Pratama, Jumat 23 Desember 2022.
Khusus pengguna jasa lintas Merak – Bakauheni yang memilih layanan eksekutif, dapat menggunakan layanaan kapal ekspress ASDP diantaranya KMP Portlink, KMP Sebuku, KMP Legundi dan KMP Jatra 3.
Dikatakan Luthfi Pratama, diprediksi trafik penumpang dan kendaraan akan mengalami peningkatan hingga akhir pekan ini, dan ASDP telah membuka penjualan tiket ferry periode Angkutan Natal dan Tahun Baru 2023 sejak 60 hari sebelumnya.
“Mengingat waktu perjalanan libur Natal dan Tahun Baru 2023 yang semakin dekat, sehingga masyarakat diimbau agar melakukan reservasi tiket jauh-jauh hari agar perjalanan lebih terjamin, lebih aman, tidak perlu mengantre, dan pastinya lebih nyaman,”ucap Luthfi Pratama.
Pengguna jasa, lanjutnya, yang telah membeli tiket untuk mengatur waktu di hari H agar tidak terlambat dan melakukan check in dua jam sebelumnya.
Tiket akan expired jika melewati waktu jadwal masuk pelabuhan. Apabila tiba di pelabuhan belum bertiket, maka kendaraan akan diputar balik keluar pelabuhan.
Sebelumnya, terpantau aktivitas di Pelabuhan ASDP Merak, sempat terhenti karena cuaca buruk pada Kamis (22/12/2022) malam, mengakibatkan kendaraan pribadi dan truk logistik menumpuk di dermaga. Mereka menunggu giliran masuk kapal. Meski demikian, situasi masih terpantau lancar.
Antrian panjang kendaraan yang akan masuk ke area Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, didominasi kendaran roda empat pribadi dan kendaraan truk besar. mwngular sepanjang tiga kilometer dari pelabuhan hingga ke Jalan Cikuasa Atas Merak.
Sementara arus lalu lintas dari kendaraan yang mengarah daei pelabuhan menuju Gerbang Tol Merak – Jakarta, terpantau lengang
Salah satu pengemudi kendaraan peibadi, Heryanto dengan tujuan Pekanbaeu, mengatakan mengantri sejak dari jam 24.00 WIB, Kamis 22/12/2022) malam di area dermaga Pelabuhan Merak.
“Masih, dari jam 12 malam sampai sekarang masih ngantre. Kalau katanya sih memang cuacanya yang agak ekstrem, saya juga kurang paham,” katanya, saat ditemui Jumat (23/12/2022).
Tak hanya antrian panjang hingga ke Jalan Cikuasa Atas, seluruh area parkir di 7 dermaga didalam Pelabuhan Merak, sejak Kamis malam dipenuhi kendaraan yang menunggu untuk naik ke kapal.
Kepadatan ini terjadi karena otoritas pelabuhan sempat menutup sementara layanan penyeberangan lintas Pelabuhan Merk-Bakauheni.
Alasan layanan penyeberangan lintas Pelabuhan Merak-Bakauheni sempat ditutup karena cuaca buruk.
Penulis : Daeng Yusvin
















