Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Ledakan Keras di Tangerang Banten, Hancurkan Gedung Nucleus Farma Berlantai Empat

285
×

Ledakan Keras di Tangerang Banten, Hancurkan Gedung Nucleus Farma Berlantai Empat

Sebarkan artikel ini
Kondisi depan gedung berlantai empat di Jalan Jombang Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, hancur akibat ledakan yang terjadi, pada hari Rabu malam tanggal 8 Oktober 2025. (Foto : istimewa)

Triberita.com | Tangerang Banten – Suara ledakan keras mengejutkan warga Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten. Tembok bagian depan gedung roboh sehingga berantakan dan gelap akibat ledakan.

Gedung kantor Nucleus Farma yang memproduksi obat-obatan itu, mengalami kerusakan parah akibat ledakan. Tembok bagian luar bangunan hancur dan bagian dalamnya berantakan. Pecahan kaca berserakan hingga ke jalan.

Dentuman yang begitu kuat di Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Provinsi Banten, pada Rabu (8/10/2025) malam, sekitar pukul 20.30 WIB, membuat warga sekitar lokasi kaget dan gempar.

Namun pada peristiwa ledakan tersebut, polisi setempat memastikan tidak ada korban luka atau meninggal dunia.

Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang memastikan, peristiwa ledakan di Jalan Jombang Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten, tidak ada korban luka atau meninggal dunia. (Foto : istimewa)

“Tidak ditemukan adanya korban meninggal dunia dan juga tidak ditemukan adanya korban luka-luka,” ungkap Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang, Kamis (9/10/2025).

Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa 9 orang saksi untuk menggali keterangan soal ledakan tersbut

“Sampai saat ini, sudah ada 9 orang saksi yang sudah kami lakukan pemeriksaan secara intensif, baik di Polsek maupun di Polres,” terangnya.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan dan penyisiran terhadap tempat kejadian perkara (TKP), ledakan justru tidak ditemukan adanya benda atau unsur yang mengarah kepada dampak atas ledakan bom.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dan sterilisasi oleh tim Jibom Gegana Brimokolda Metro Jaya, tidak ditemukan bom atau residu bahan peledak di tempat kejadian perkara,” ujar Victor Inkiriwang kepada sejumlah media.

Kendati demikian, tim dari Jibom Gegana Brimob Polda Metro Jaya, akan tetap melakukan penyelidikan terhadap penyebab ledakan yang menghancurkan gedung farmasi tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan dan pendalaman bersama ahli dari Puslapor Bareskrim Pori,” ujarnya.

Victor menjelaskan, dalam peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, sebab kondisi gedung saat ledakan terjadi tidak ada pegawai yang sedang aktivitas.

Baca Juga :  Raup Keuntungan Ratusan Juta Perbulan, Polisi Ringkus Lima Pelaku Pengoplos Gas Subsidi

“Seperti kita bisa lihat, bagian depan gedung 4 itu ada setengah lantai yang mengalami kerusakan serta sebagian dari bagian samping di gedung ini,” kata dia.

Facebook Comments