Scroll untuk baca artikel
BeritaJakarta RayaMasjidPendidikanSejarahSosial Budaya

Lulusan Ponpes Buntet Cirebon, Wapres Ma’ruf Amin sebut Kasad Dudung Jenderal Santri

370
×

Lulusan Ponpes Buntet Cirebon, Wapres Ma’ruf Amin sebut Kasad Dudung Jenderal Santri

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat kunjungan di Cianjur dalam acara istighosah doa untuk masyarakat Cianjur umumnya bangsa Indonesia (foto: intstagram kyai_ma'ruf amin)
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat kunjungan di Cianjur dalam acara istighosah doa untuk masyarakat Cianjur umumnya bangsa Indonesia (foto: intstagram kyai_ma'ruf amin)

Triberita.com, Cianjur – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman sebagai jenderal santri karena dulu pernah menjadi santri di pondok pesantren (Ponpes).

Hal ini dikatakan langsung Wapres saat menghadiri Muhasabah dan Istigasah Doa Keselamatan Bangsa dalam momentum peringatan Isra Mikraj 1444 H, Minggu (19/02/2023) di Masjid Agung Cianjur, Jawa Barat, Minggu, yang dihadiri Kasad Jenderal TNI Dudung.

“Bapak Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman, saya nyebutnya jenderal santri. Karena memang beliau ini adalah santri sebenarnya,” kata Wapres pada keterangan pers seperti yang dilansir dari laman YouTube Wakil Presiden.

Wakil Presiden Ma'ruf Amin (foto: youtube wakil presiden)
Wakil Presiden Ma’ruf Amin (foto: youtube Wakil Presiden)

Dikatakan wapres kembali, dirinya mengetahui bahwa Kasad Dudung merupakan lulusan Pondok Pesantren Buntet Cirebon, Jawa Barat.

“Makanya dari itu, sudah tidak heran kalau (beliau) bikin istigasah, bikin zikir, bikin doa, dan salat subuh karena beliau santri, tentu yang menghadiri juga banyak dari ribuan santri dan masyarakat di Cianjur,” ujar Wapres.

Kendati demikian, pihaknya berharap ke depan akan banyak jenderal-jenderal santri di Indonesia.

“Santri memiliki komitmen keagamaan dan komitmen kebangsaan karena santri dari dulu berjuang untuk membela negara,” jelasnya.

“Seperti kisah para santri di akhir abad ke-19 sudah melakukan perlawanan terhadap penjajah,” sambungnya.

Di Banten, lanjut Wapres, oleh Profesor Sartono Kartodirdjo disebut sebagai religius revival, kebangkitan agama, geger Cilegon.

“Saya nyebutnya itu bukan kebangkitan agama, tapi islamic revival, itu kebangkitan Islam. Tapi lebih tepat lagi itu kebangkitan santri-santri dalam rangka membela negara untuk menuju kemerdekaan,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman mengatakan, dalam rangka memenuhi undangan Majelis Ulama Indonesia, pihaknya juga melakukan istighasah bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin dengan dihadiri ribuan warga Cianjur.

Baca Juga :  Hadiri Acara Pernikahan di Tanara Banten, Kapolres Serang Pimpin Pengamanan
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman
Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurachman.

“Assalamualaikum, Alhamdulillah saya kepala Staf  TNI Angkatan Darat, pada hari ini saya berada di Cianjur dalam rangka memenuhi undangan MUI pusat untuk memenuhi kegiatan shalat sunah berjamaah dilanjutkan dengan istighasah bersama bapak Wakil Presiden Republik indonesia,” kata Kasad Jenderal TNI Dudung.

“Tujuan kegiatan kita hari ini bahwa kenapa shalat subuh berjamaah dan istighasah di adakan di Cianjur? untuk mengingat berapa bulan yang lalu telah terjadi gempa bumi yg mengakibatkan beberapa korban jiwa. dan dalam rangka saat ini juga akan di adakan kegiatan isra mi’raj maka kesempatan ini sangat baik sekali, semoga para korban gempa bumi para arwah diterima disisi Allah SWT,” sambungnya.

Pihaknya juga berharap dan berdoa kepada para prajurit TNI yang berada diwilayah Indonesia serta para alim ulama dan pemimnpin di berikan keselamatan dalam memimpin negara.

“Kami mendoakan seluruh prajurit yang berada diwilayah beserta para alim ulama dan seluruh bagian Indonesia mendoakan pimpinan kita Persiden RI dan wakil Presiden RI serta para menteri Indonesia semoga diberikan kekuatan dan kesuksesan didalam menjalankan tugas tugas kenegaraan,”

Reporter: Abdul/ Dodi

Penulis: Abdul Kholilulloh

Facebook Comments