Scroll untuk baca artikel
BeritaNasional

Mahasiswa Indonesia di Columbia University Bangga Presiden Prabowo sebagai Pembicara Ketiga Debat Umum PBB

261
×

Mahasiswa Indonesia di Columbia University Bangga Presiden Prabowo sebagai Pembicara Ketiga Debat Umum PBB

Sebarkan artikel ini
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto saat tiba di hotel tempat bermalam, di New York, Amerika Serikat, pada hari Sabtu tanggal 20 September 2025. (Foto : istimewa

Triberita.com | Jakarta – Suasana hangat menyelimuti area depan salah satu hotel di Kota New York, pada Sabtu (20/9/2025), ketika Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba untuk memulai rangkaian kunjungan kerjanya di Amerika Serikat.

Diketahui, sebelumnya Presiden RI Prabowo Subianto tiba di New York, Amerika Serikat, Sabtu (20/9/2025) waktu setempat, untuk menghadiri Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Internasional Jhon F Kennedy, New York, Amerika Serikat, pukul 16.50 waktu setempat, didampingi oleh sang putra Didit Hediprasetyo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo disambut oleh Wakil Tetap RI untuk PBB di New York Y.M. Umar Hadi dan Penasihat Militer Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) New York Brigadir Jenderal Felix Lumban Tobing.

Setelahnya, Presiden langsung menuju hotel tempat menginap di kawasan Manhattan, New York.

Begitu mobil kepresidenan tiba, Presiden Prabowo turun dan langsung menghampiri barisan warga.

Kepala Negara menyalami dan menyapa dengan senyum hangat. Suasana pun meriah dengan riuh tepuk tangan dan seruan semangat dari para diaspora.

“Indonesia..Indonesia..Indonesia,” seru para diaspora dengan semangat.

Momen spesial, juga terlihat di depan pintu hotel. Dua anak diaspora, Hatta Sanof Kurniawan dan Adriella Namarga Pandjaitan, tampil dengan pakaian adat nusantara.

Keduanya menyerahkan karangan bunga kepada Presiden Prabowo yang menerimanya dengan penuh kehangatan, sembari mencium kepala mereka.

Selain warga diaspora, sejumlah pejabat juga menyambut langsung kedatangan Presiden Prabowo, diantaranya sejumlah menteri Kabinet Merah Putih hingga Duta Besar Designate RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Bagi diaspora yang hadir, momen menyambut Presiden Prabowo di negeri seberang, bukan sekadar acara seremonial, melainkan kebanggaan sekaligus pengingat akan tanah air.

Baca Juga :  Pembongkaran Pagar Laut di Tangerang, Pj Gubernur Banten Sebut Atas Perintah Presiden Prabowo Subianto

Felice Nathania Pudya, mahasiswa Columbia University menyebut, kehadiran Presiden Prabowo di SMU ke-80 PBB sebagai sebuah kehormatan besar bagi Indonesia. Ia mengakui, posisi Indonesia sebagai pembicara ketiga dalam Debat Umum PBB patut dibanggakan.

“Dari mahasiswa, kami sungguh berterima kasih atas kehadiran Pak Prabowo di New York. Dan kami juga menantikan pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB. Dan kami selalu mendukung apa pun yang dapat memajukan Indonesia,” ucap Felice.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bertolak ke New York, Amerika Serikat, pada Jumat (19/9/2025) malam, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Menurut Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, kehadiran Presiden pada forum internasional ini, merupakan agenda penting bagi diplomasi Indonesia.

Presiden Prabowo bersama Menteri Luar Negeri Sugiono dan rombongan menggunakan Pesawat Kepresidenan lepas landas dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, sekitar pukul 23.37 WIB.

Kepala negara lebih dulu singgah di Osaka, Jepang untuk mengunjungi Pavilion Indonesia di Osaka Expo. Selanjutnya melanjutkan penerbangan ke New York, Amerika Serikat untuk menghadiri Sidang Umum PBB.

Seskab Teddy menyampaikan, bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan akan menyampaikan pidato pada sesi Debat Umum PBB. Kehadiran Presiden pada forum internasional ini, merupakan agenda penting bagi diplomasi Indonesia.

“Sesuai jadwal yang diterima, Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pada urutan ketiga pada sesi Debat Umum PBB pada 23 September 2025, setelah Presiden Brasil dan Presiden Amerika Serikat,” ujar Seskab Teddy.

Facebook Comments