Triberita.com ǀ Kabupaten Bekasi – Warga Kampung Kapek Desa Karang Mekar, Kedungwaringin Kabupaten Bekasi mengeluhkan pencemaran limbah yang terjadi di sungai yang mengaliri wilayah Desa Karang Mekar dan Desa Mekar Jaya.
Menurut Abdul Rojak, salah satu warga Kampung Kapek, limbah di sungai tersebut baru kali ini ditemukan, dan sebelumnya tidak pernah ada. Bahkan menurut Rojak, sungai tersebut kini terlihat hitam akibat limbah.
Rojak mengungkapkan hal tersebut dalam tayangan video medsos, yang kini tengah viral.
Dalam tayangan video tersebut, Rojak meminta Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang agar memperhatikan keluhan warga Kampung Kapek Desa Karang Mekar ini.

“Assalamualaikum Kang Bupati, kang Ade Kunang, ada yang buang limbah ke kali nih. Baru ini nih, ada limbah di kali ini, sebelumnya tidak pernah ada, sampai hitam sungainya,” tutur Rojak, Minggu (21/9/2025).
“Tolong responnya pak,” imbuhnya.
Kali yang melintas di wilayah Desa Karang Mekar dan Mekar Jaya Kecamatan Kedungwaringin itu merupakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.
Terkait soal limbah kali yang dikeluhkan warga kampung Kapek tersebut, salah seorang pegiat lingkungan di Kabupaten Bekasi, Samanhudi yang biasa disapa Ki Jaga Kali, sebelumnya selalu mengingatkan dan mengajak warga agar tidak membuang sampah atau limbah di sungai atau bantarannya.
Ki Jaga Kali lantas mengajak seluruh masyarakat khususnya di Kabupaten Bekasi untuk sama-sama menjaga lingkungan Kali Bekasi dari pencemaran sampah.
Pria ini dikenal sebagai sosok yang giat mencegah pencemaran sungai. Bahkan ia menganggap pelaku pencemaran sungai adalah penjahat lingkungan. Pasalnya, menurut Ki Jaga Kali, kejahatan lingkungan, seperti pencemaran sungai, memiliki dampak buruk yang sama besarnya dengan premanisme terhadap stabilitas dan kenyamanan masyarakat.
















