Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBencana AlamBeritaNewsPeristiwa

Ngeri, Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Sapu Wilayah Tambelang Bekasi

363
×

Ngeri, Cerita Warga Detik-detik Angin Puting Beliung Sapu Wilayah Tambelang Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kesaksian warga detik-detik peristiwa angin puting beliung yang melanda Kampung Tenjo Laut, RT 004/002, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, pada Jum'at (10/02/2023) sekira pukul 19.15 WIB malam. (Foto : Jeje)
Kesaksian warga detik-detik peristiwa angin puting beliung yang melanda Kampung Tenjo Laut, RT 004/002, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, pada Jum'at (10/02/2023) sekira pukul 19.15 WIB malam. (Foto : Jeje)

Triberita.com, Kabupaten Bekasi -Kesaksian warga detik-detik peristiwa angin puting beliung yang melanda Kampung Tenjo Laut, RT 004/002, Desa Sukamantri, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekasi Jawa Barat, pada Jum’at (10/02/2023) sekira pukul 19.15 WIB malam.

Maksim (40) warga sekitar menggatakan, awalnya ia melihat angin kencang mengelilingi rumahnya, dengan hitungan detik muncul angin kencang dari bawah tanah dan menyapu atap rumah warga.

“Awalnya angin biasa, lalu kemudian angin kencang muncul dari bawah tanah dan menyapu bagian atap rumah saya,” katanya saat ditemui Tim triberita.com, dilokasi Sabtu 11 Februari 2023 siang.

Ia menjelaskan, dirinya tak sempat menyelamatkan barang berharga, pasalnya angin kencang selain menyapu bagian atap rumahnya juga menyapu rumah milik warga lainnya.

“Saya enggak sempet nyelametin barang-barang, langsung lari sama anak istri takut terjadi apa-apa, enggak kepikiran membawa barang-barang,” jelas Maksim.

“Kami melakukan perbaikan mandiri (sendiri), karena khawatir terjadi hujan besar, nunggu bantuan pemerintahan sedikit terlambat,” sambungnya.

Sementara itu, Camat Tambelang Firzawati yang langsung datang kelokasi kejadian mengatakan, hasil assesment sementara sedikitnya ada 53 rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

“Kami akan terus melakukan pemantauan atau monitoring, berdasarkan data yang baru dihimpun ada 53 rumah warga yang terdampak dan sebagian diperbaiki sendiri,” kata Firzawati saat ditemui dilokasi.

Pihaknya mengaku, bersama unsur pemerintahan Desa dan Kecamatan, (Koramil), (Kapolsek) unsur muspika akan terus melakukan perbaikan berkala memperbaiki rumah milik warga yang terdampak.

“Sudah mendapatkan bantuan dari (BPBD) Kabupaten Bekasi makan minum sementara yang dititipkan ke pak lurah dan ke RT,” terangnya.

Kepala Desa, Sukamantri Eko kosasih menggatakan, pihaknya berharap dengan adanya bencana seperti ini, pendataan dan bantuan itu bisa maksimal.

Baca Juga :  Gegara Bolos Kerja, BKPSDM Kabupaten Bekasi berikan Sanksi kepada 10 ASN

“Saya harap khususnya kepada pemerintah daerah kalau bantuan itu yang maksimal jangan sampai masyarakat berasumsi ke desa yang tidak diinginkan timbul tuduhan,” terangnya.

“Semoga bencana ini menjadi pelajaran kita semua, dan semoga tidak ada lagi bencana seperti ini, ini musibah kita harus tetap berhati-hati,” tandasnya.

 

Reporter: Jeje

Penulis: Abdul Kholilulloh

Editor : Khari Riyan Jaya

Facebook Comments