Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Pengembangan Jalan Desa Bagian Fokus Agenda Kerja Pemerintah

284
×

Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Pengembangan Jalan Desa Bagian Fokus Agenda Kerja Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Al Muktabar
Al Muktabar usai mendampingi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Banten, Senin (8/1/2024) kemarin. (Foto: Istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, pembangunan di desa menjadi salah satu hal yang menjadi prioritas agenda kinerja pemerintah, hal itu dibuktikan dengan pemberian dana desa yang disalurkan oleh pemerintah pusat.

Demikian hal tersebut disampaikan Al Muktabar usai mendampingi Presiden Joko Widodo saat melakukan kunjungan kerja di Provinsi Banten, Senin (8/1/2024) kemarin.

“Tadi Pak Presiden menyampaikan bahwa infrastruktur desa khususnya jalan yang telah terbangun oleh dana desa lebih dari 350 ribu Km, dan itu melebih infrastruktur jalan pembangunan yang berbasis tol secara nasional,” ungkap Al Muktabar.

“Artinya, bahwa pengembangan jalan desa bagian fokus dari agenda kerja pemerintah,” sambungnya.

Selanjutnya, Al Muktabar juga menyampaikan hal tersebut sebagai bentuk pemerintah hadir dalam percepatan pembangunan, sehingga diharapkan pembangunan itu dapat dimanfaatkan untuk masyarakat.

“Presiden mengarahkan untuk kita terus menggiatkan agenda pembangunan, dan pada dasarnya kita telah diformulasikan dari APBD,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa selama 9 tahun ini dana desa yang telah tersalurkan dari APBN mencapai Rp 539 Triliun kepada kurang lebih 75.000 desa yang ada di seluruh Indonesia.

“Ini tidak kecil, tapi ini sangat besar sekali. Saya harapkan, dana desa harus jadi barang, harus jadi sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat di desa,”ujarvJoko Widodo dalam sambutannya saat melakukan kunjungan kerja di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, pada Senin (8/1/2024).

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo, juga meminta setiap kegiatan yang dialokasikan dari dana desa, agar pembelian barangnya dapat menggunakan yang ada di sekitar desa. Sehingga perputaran ekonomi di desa tumbuh.

Baca Juga :  Jabat Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Hengki: Jakarta Harus Bebas Narkoba

“Anggaran yang masuk ke desa itu, betul-betul bisa menjadi sesuatu buat desa, serta bisa mentrigger produksi yang ada di desa,” katanya.

Pada kesempatan itu, Presiden Joko Widodo juga merasa senang. Lantaran dari dana desa telah mampu membangun jalan desa sepanjang 350.000 km, Jembatan dengan total sepanjang 1,9 juta Km, embung sebanyak 6.700 unit dan sekitar 14.600 pasar desa.

“Saya senang jalan desa yang dibangun dari dana desa itu sepanjang 350.000 km, jadi per desa kurang lebih 4 sampai 5 kilometer. Ini hasil yang sangat baik,” pungkasnya.

Facebook Comments