Triberita.com | Tangerang Banten – Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal), pada Sabtu (11/1/2025) dini hari tadi, melakukan rekonstruksi penembakan bos rental mobil di Rest Area Kilometer 45 Tangerang-Merak.
Dalam pelaksanaan rekonstruksi yang dimulia sekitar pukul 01.00 WIB tersebut, tidak hanya dilakukan terbuka, melainkan juga berlangsung transparan. Bukan hanya menghadirkan tiga tersangka AA, RH, dan BA yang berlatar belakang prajurit TNI AL.
Penyidik Puspomal, juga menghadirkan para saksi. Termasuk anak-anak korban penembakan yang juga berada di lokasi kejadian saat peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis (2/1/2025) lalu.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta menyampaikan bahwa rekonstruksi tersebut merupakan wujud komitmen Angkatan Laut untuk menuntaskan kasus penembakan itu secara tuntas.
“Rangkaian rekonstruksi sudah berakhir. Kami ucapkan terima kasih kepada semuanya yang sudah mendukung kegiatan ini dengan lancar,” ujar Kadispenal Laksamana Pertama TNI I Made Wira Hady Arsanta, Sabtu (11/1/2025).
Dalam kasus ini, Puspomal telah memeriksa sebanyak 13 orang saksi dan menghadirkan tujuh orang saksi di TKP dengan menampilkan 36 reka adegan yang diawali dari peristiwa yang terjadi di Saketi Pandeglang dan berlanjut hingga di Rest Area Km 45 Tol Tangerang-Merak.
“Hingga kini, proses penyidikan masih berlangsung dan barang bukti serta memproses pelaku sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ujarnya.
Dalam adegan pertama, di lokasi terlihat kendaraan yang dibawa oleh oknum anggota TNI AL itu, dihadang dengan kendaraan milik bos rental yang pada saat itu sedang melakukan pengejaran.
Kemudian, tahapan rekonstruksi selanjutnya para saksi dan juga korban menginterogasi para pelaku yang terhenti di depan Indomaret di Rest Area Km 45.
Lalu di titik yang sama, kendaraan rombongan itu terparkir di depan Indomaret. Saat itu, sebagian orang pelaku turun dari mobil dan melakukan perlawanan ke arah saksi serta korban.
Usai adegan itu, kegiatan rekonstruksi dilanjutkan di titik lain yang mengarah ke adegan insiden penembakan.
Aparat kepolisian yang ikut dalam pengamanan pelaksanaan rekonstruksi itu, melakukan penutupan area tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan gelaran peragaan insiden itu berjalan lancar.
Sebelumnya, peristiwa penembakan terjadi di Rest Area Km 45, Tol Tangerang-Merak, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis (2/1/2025) lalu.
Dalam insiden itu, terdapat dua orang korban, yakni berinisial IAR dan RAB. Satu dari dua korban itu, adalah bos rental mobil yang meninggal dunia setelah terkena peluru di bagian dadanya.
Kemudian, pada Jumat (3/1/2025), polisi berhasil mengamankan pelaku penyewa mobil rental, yakni AS dan IS di daerah Pandeglang, Provinsi Banten.
Berselang penangkapan itu, pelaku penembakan yang merupakan anggota TNI AL, juga telah ditangkap oleh personel Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal), yakni berinisial Sertu AA, Sertu RH, dan KLK BA.
Rizky Agam (24), anak almarhum IAR korban penembakan mengungkapkan, gelaran rekonstruksi yang dilakukan TNI AL sudah sesuai dengan kejadian awal peristiwa.
Dimana, katanya, dalam reka adegan yang dijalani para pelaku, baik dari titik awal hingga insiden penembakan, dilakukan secara detail oleh tim penyidik TNI.
“Untuk reka adegan sudah sesuai dengan yang dialami saksi pada saat di TKP. Dan kami akan ikut terus proses selanjutnya,” ujarnya.
Rizky menyampaikan, selama tahapan gelar perkara atau rekonstruksi yang dilakukan, tidak ada adegan tahapan pengeroyokan kepada para pelaku.
Rangkaian tersebut telah jelas membantah apa yang sebelumnya disampaikan oleh Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) TNI AL Laksamana Madya TNI Denih Hendrata.
“Reka adegan pengeroyokan itu tidak ada. Jadi kami percayakan kepada TNI/Polri untuk mengusut kasus ini,” terang Rizky.
















