Scroll untuk baca artikel
Berita

Rencana Pemerintah Naikkan Pajak Hiburan 40-75 Persen, Ketua PHRI Banten: Semua akan Mati Suri

153
×

Rencana Pemerintah Naikkan Pajak Hiburan 40-75 Persen, Ketua PHRI Banten: Semua akan Mati Suri

Sebarkan artikel ini
Ketua Harian PHRI Provinsi Banten Ashok Kumar (kanan) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya di acara Rakernas PHRI beberapa waktu lalu. (Foto: istimewa)

Triberita.com | Serang Banten – Imbas rencana pemerintah yang akan menaikkan pajak tempat hiburan 40 sampai 75 persen, membuat para pengusaha berpotensi melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam dunia hiburan di Banten.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten, Ashok Kumar.

Diketahui, kenaikan pajak tempat hiburan telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Pasal 58 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2022 atau UU HKPD menyebutkan bahwa tarif Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) ditetapkan paling tinggi sebesar 10 persen.

Namun, Ashok menjelaskan, pada ayat selanjutnya, disebutkan bahwa khusus tarif PBJT atas jasa hiburan pada diskotek, karaoke, kelab malam, bar, dan mandi uap/spa ditetapkan paling rendah 40 persen dan paling tinggi sebesar 75 persen.

“Kenaikan pajak hiburan itu tentunya akan berdampak pada dunia hiburan di Banten, sejumlah pemilik hotel pun akan melakukan pengurangan karyawan,” ujar Ashok, Selasa (16/1/2024).

Ashok mengaku mendapatkan banyak keluhan dari para pemilik hotel atas kebijakan itu. Para pemilik hotel pun telah menyatakan akan melakukan pengurangan tenaga kerja.

“Bukan keluhan lagi, para pemilik hotel menyatakan kalau pemerintah jadi menaikkan pajak tempat hiburan 40 sampai 75 persen, maka siap-siap melakukan penyempitan tenaga kerja,” tegas Ashok.

Bukan tanpa alasan, sebab PHK itu dinilai harus dilakukan untuk menekan biaya operasional yang terlalu tinggi, seiring kenaikan pajak tempat hiburan itu.

“Jika pajak tempat hiburan itu benar dinaikkan, maka cost kami akan juga tinggi, sehingga kami tidak bisa lagi mengimbangi antara cost dengan pemasukan. Akhirnya semua akan mati suri,” tandasnya.

Facebook Comments
Example 120x600