Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaPolitik

Senin Besok PDIP Umumkan Sanksi Untuk Budiman Sudjatmiko Karena Mendukung Prabowo Subianto

51
×

Senin Besok PDIP Umumkan Sanksi Untuk Budiman Sudjatmiko Karena Mendukung Prabowo Subianto

Sebarkan artikel ini

Menyebut partai akan mengumumkan sanksi terhadap Budiman Sudjatmiko

Triberita.com, Serang Banten – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto, menyebut partai akan mengumumkan sanksi terhadap Budiman Sudjatmiko, pada Senin (21/8/2023).

Sanksi tersebut setelah Budiman mengumumkan secara terbuka, mendukung bakal calon presiden dari partai lain, Prabowo Subianto.

“Nanti, Pak Komarudin Watubun merupakan Ketua DPP Bidang Kehormatan PDI Perjuangan, akan mengumumkan, yang jelas partai tidak mentolerir terhadap tindakan indisipliner setiap kader partai. Partai akan mengambil suatu tindakan yang tegas. Opsinya mengundurkan diri atau menerima sanksi pemecatan,” kata, Hasto Kristiyanto di sela-sela Rapat Kerja Daerah (Rakerda) III DPD PDIP Kalimantan Timur di Balikpapan, Minggu.

Hasto pada kesempatan yang sama, sebagaimana disampaikan dalam siaran tertulisnya, menjelaskan PDI Perjuangan selalu mengedepankan etika politik terutama saat merekrut para kadernya.

Dia menyebut, setiap kader PDIP memutuskan bergabung karena dasar kesukarelaan, bukan karena iming-iming dari pihak lain.

Terlepas dari langkah Budiman, Hasto meyakini PDI Perjuangan justru semakin solid dalam mengusung Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden. Ganjar saat ini juga didukung oleh PPP, Perindo, dan Hanura.

“Langkah-langkah itu malah akan menghasilkan suatu energi positif bagi pergerakan seluruh kader PDI Perjuangan,” kata, Hasto.

Budiman Sudjatmiko mengumumkan dukungannya terhadap Prabowo Subianto dalam acara relawan Prabowo-Budiman (Prabu) Bersatu di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (18/8). Budiman mengumumkan itu saat dia masih berstatus kader PDI Perjuangan, sementara Prabowo merupakan bakal calon presiden yang diusung oleh Gerindra, PKB, Golkar, PAN, dan Partai Bulan Bintang (PBB).

Partai-partai pendukung Prabowo itu tergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Budiman sebelum mengumumkan dukungannya itu bertemu dengan Prabowo di Kertanegara, Jakarta, pada 18 Juli 2023. Selepas pertemuan itu, Prabowo dan Budiman mengaku punya cara pandang yang sama atas berbagai persoalan bangsa.

Baca Juga :  Wibowo Caleg Nasdem Kota Serang : Masyarakat Jangan Golput, Itu Bukan Solusi

Beberapa hari setelah pertemuan itu, PDIP memanggil Budiman untuk memberikan klarifikasi atas pertemuan dia dengan Prabowo.

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan Komarudin Watubun selepas pemeriksaan di Jakarta pada 28 Juli 2023 menyampaikan partai tidak menjatuhkan sanksi dan hanya memberi peringatan kepada Budiman.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan partainya terbuka menerima siapa pun untuk menjadi kader, termasuk politisi PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.

Hal itu dikatakan Muzani menjawab pertanyaan wartawan terkait Budiman yang mengaku siap menerima sanksi apa pun dari PDI Perjuangan, pasca mendeklarasikan dukungannya untuk calon presiden Prabowo Subianto.

“Partai Gerindra terbuka, bisa menerima siapa pun. Yang penting, menerima seluruh yang sudah kita putuskan, baik anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART), calon presiden, manifesto, perjuangan, dan seterusnya,” ujar, Muzani.

 

Facebook Comments
Example 120x600