Triberita.com | Kabupaten Bekasi,-Beredar video viral di media sosial (medsos) detik-detik sebuah proyek pembangunan kontruksi jembatan Jababeka di Jalan Jatireja Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi ambruk, pada Senin (02/10/2023) siang tadi.
Dalam video amatir berdurasi pendek yang di rekam warga sekitar dinarasikan, proyek pembangunan kontruksi jembatan yang akan menghubungkan kawasan Jababeka VI menuju kawasan baru Citarik Jababeka IX itu tiba-tiba ambruk dan menimpa dua pekerja bagunan itu.
Warga yang melihat kondisi itu pun panik berlarian menyelamatkan dua orang pekerja yang tertimbun puing bangunan. Lalu kemudian dilarikan kerumah sakit (RS) terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif lantaran luka yang dialami cukup parah.
“Dua pekerja proyek tertimpa jembatan penghubung yang ambruk di Cikarang Timur. Proyek pembangunan konstruksi jembatan yang akan menghubungkan kawasan Jababeka dengan kawasan baru di jalan Citarik roboh. Kejadiannya Senin siang tadi,” tulis akun Instagram @liputancikarang.

Sementara itu, Saman (40) warga sekitar mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti awal terjadi insiden yang menelan korban dua pekerja proyek tersebut. Ia melihat bangunan jembatan itu sudah dalam kondisi ambruk.
“Kejadian sekitar jam 11.30 WIB tadi, saya taunya udah denger suara kenceng gerubak gitu,” kata Saman dengan bahasa sunda saat ditemui wartawan Senin sore.
Dalam peristiwa ini, kata dia, mengakibatkan dua pekerja proyek mengalami luka-luka di bagian kepala dan kaki akibat tertimpa Runtuhan Bangunan Tersebut langsung dilarikan kerumah sakit terdekat.
“Tadi saya liat kaki dan kepala berdarah, udah di bawa petugas berobat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Cikarang Timur Kompol Bambang Krisnadi mengatakan, ambruknya konstruksi itu terjadi pada Senin (2/9/2023) siang.
“Mengakibatkan dua orang korban mengalami luka-luka GA (32) dan HS (34),” kata Bambang kepada wartawan.
Bambang menyebut, kedua korban yang merupakan pekerja proyek pembangunan itu saat ini sudah menjalani perawatan di RS terdekat.
“Untuk penyebab masih kami dalami. Sementara ini pengerjaan proyek dihentikan,” ucapnya.
Peristiwa itu terjadi patut diduga kurangnya pengawasan dengan benar oleh pengawas terkait (konsultan) dan diduga terjadi penyimpangan prosedur baku sehingga kapasitas kekuatan jembatan tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak.
Pantauan dilokasi pukul 15.30 WIB petugas kepolisian sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi (police line) agar warga sekitar tidak mendekat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Disisi lain, atas musibah ambruknya jembatan tersebut, pengerjaan proyek pembangunan sementara dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan, sampai berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari pihak konsultan.
Tim pewarta triberita.com masih mencoba menghubungi pihak terkait yang bertanggung jawab atas musibah ambruknya pembangunan kontruksi jembatan Jababeka tersebut.
















