Triberita.com | Serang Banten,- Setelah dua hari menghilang, Ahmad Nusri (29), warga Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, akhirnya ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis pagi (21/9/2023). Namun saat ditemukan sudah meninggal dunia mengambang di Sungai Ciujung di Serang.
Diduga kuat korban sengaja menceburkan diri ke Sungai Ciujung. Pasalnya, pada Selasa (19/9/2023) malam, sekitar pukul 20.40 WIB, warga sekitar menemukan satu unit sepeda motor Honda Scoopy berada di sisi Jembatan Ciujung. Namun pemilik kendaraan tersebut tidak ditemukan.
“Korban jazad ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (21/9/2023) pagi, sekitar pukul 07.40 WIB. Saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia,”ujar Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto.
Menurut Adil Triyanto, wanita bernama Friska Indriyanti, mengaku istri dari pemilik kendaraan sepeda motor tersebut. Friska telah mencari keberadaan suaminya Nusri ke mana-mana, tetapi, belum ketemu.
Sebelumnya, berdasarkan laporan, setelah meninggalkan sepeda motornya, korban Ahmad Nusri melompat dari atas jembatan dan tenggelam. Warga di sekitar lokasi yang melihat kejadian itu langsung melaporkan kejadian tersebut ke polisi.
Petugas yang menerima informasi tersebut bersama warga dan instansi terkait melakukan pencarian dengan menyisiri aliran sungai. Namun, pencarian pada malam hari tersebut belum membuahkan hasil.
Jasad korban baru ditemukan pada Kamis (21/9/2023) pagi tadi, sekira pukul 07.00 WIB. Oleh petugas, jenazah korban dievakuasi dari lokasi.
“Pencarian di hari kedua baru membuahkan hasil, korban ditemukan 300 meter dari last know position (posisi terakhir). Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, jasadnya langsung dibawa ke rumah duka”ujar Kepala Kantor SAR Banten, Adil Triyanto.
Sementara itu, Kapolsek Cikande Kompol Andie Kurniawan saat dikonfirmasi mengatakan, penyebab kematian korban diduga karena bunuh diri. “Korban diduga bunuh diri,” ujar Andie.
“Begitu mendapat laporan jika jasad korban ditemukan, kami bersama Tim identifikasi Polres Serang mendatangi lokasi, dan mengevakuasi korban. Dan atas permintaan pihak keluarga, jasad korban diserahkan kepada pihak keluarga,”lanjut Andie.

















