Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBerita

Aktifitas Truk Tambang Sangat Meresahkan, Ribuan warga Bojonegara Serang Banten bersama Mahasiswa Aksi Unjuk Rasa

356
×

Aktifitas Truk Tambang Sangat Meresahkan, Ribuan warga Bojonegara Serang Banten bersama Mahasiswa Aksi Unjuk Rasa

Sebarkan artikel ini
Ribuan warga masyarakat Bojonegara-Puloampel, Kabupaten Serang, Banten dan Mahasiswa saat melakukan aksi unjuk rasa memprotes truk tambang pasir yang beroperasi di luar jam operasional. (Foto : Daeng Yusvin)

Triberita.com | Cilegon Banten – Ribuan jumlah warga atau massa dari Bojonegara-Puloampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, melakukan aksi unjuk rasa (unras) terkait aktivitas truk bermuatan hasil tambang melanggar jam operasional yang sudah ditetapkan pemerintah daerah.

Massa dalam aksinya, mereka menutup dan memblokade jalan raya Bojonegara-Puloampel, mengakibatkan arus lalu lintas di kedua arah, terjadi macet total.

Dilokasi yang sama, saat sedang melakukan aksi unjuk rasa, massa menolak kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, dan Sekda Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana.

Diketahui, Deden bersama Zaldi, bermaksud menemui massa yang melakukan aksi di Jalan Bojonegara-Puloampel, pada Senin (17/11/2025).

Massa aksi mengatakan, hanya ingin bertemu dengan Gubernur Banten, Andra Soni, dan Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah. Bukan diwakili oleh Sekda.

Kami masyarakat Bojonegara-Puloampel sudah jengah dengan keberadaan dan padatnya truk-truk tambang yang melintas di wilayah kami.

“Kita inginnya Gubernur Banten Andra Soni langsung datang ke sini, bukan diwakili,” ujar Irhom, salah satu perwakilan masa aksi dari unsur mahasiswa.

Di hadapan Sekda Banten dan Sekda Kabupaten Serang, masa terus menyampaikan keluhan warga, selain aktivitas truk tambang tetap melanggar jam operasional yang sudah ditetapkan pemerintah daerah, masa juga menuntut pelebaran Jalan Bojonegara-Puloampel.

Adapun pada Peraturan Gubernur atau Pergub Banten Nomor 567 Tahun 2025 Tentang Penetapan Pembatasan Jam Operasional dan Jalur Lalu Lintas Kendaraan Angkutan Tambang Mineral Bukan Logam dan Batuan di Wilayah Provinsi Banten, diantaranya di Jalan Nasional Bojonegara-Puloampel, jam operasional truk tambang pasir, dimulai pukul 22.00 s/d 05.00 WIB. Namun, aturan itu tetap dilanggar dan tidak ada artinya.

Selain itu, massa juga mengatakan, aktifitas truk yang membawa muatan hasil tambang sudah sangat meresahkan warga karena menimbulkan kemacetan panjang, juga membahayakan pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Wartawan dan Mahasiswa Kecam Penganiayaan di Lokasi Pabrik Pengelola Limbah B3, Minta Kapolda Banten Minta Maaf

Massa juga mengungkapkan, ketika terjadi kemacetan lalu lintas, sering terjadi menghambat kendaraan ambulans yang membawa pasien rujukan dari puskesmas ke rumah sakit umum daerah.

“Kita akan tunggu Gubernur Banten sampai datang menemui kami dilokasi ini. Kalau gubernur dan bupati tidak hadir, kita akan menuju Gerbang Tol Serang Timur,” ujarnya.

Sementara itu, informasi yang didapat menyebut, agenda Gubernur Banten Andra Soni hari ini, Senin (17/11/2025), yakni pada pukul 08.00 s/d 11.00 WIB, meresmian Koperasi PT. Adis, di Jalan Raya Serang, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.

Kemudian pukul 13.00 s/d 13.30 WIB, Gubernur membuka Assesment PNS di Kantor BKD Banten. Pukul 13.30 s/d 14.30 WIB, audiensi dengan Kepala BPN Provinsi Banten di ruang kerja Gubernur di KP3B.

Selanjutnya, pada pukul 14.30 s/d 15.30 WIB, audiensi dengan Kepala BGN wilayah Banten, bertempat di ruang rapat Gubernur KP3B.

Dilanjut sore harinya, pada pukul 15.30 s/d 16.30 WIB, Gubernur Banten dijadwalkan audiensi dengan ketua PGRI Pusat, terkait Anugrah Dwi Praja Nugraha tentang dunia pendidikan, terutama Sekolah gratis di Prov Banten.

Kemudian, pada pukul 19.30 WIB hingga selesai, bertempat di hotel Mercure Alam Sutera Serpong, Tangerang, Gubernur menandatangani Nota Kesepakatan antara Badan Pusat Statistik dan Pemerintah Daerah Provinsi Banten, tentang Penyediaan, Pemanfaatan, dan Pengembangan Data dan/ atau Informasi Statistik.

Facebook Comments