Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi tengah melakukan proses seleksi untuk calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2025.
Saat ini, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Pemkab Bekasi, seleksi yang dilaksanakan adalah kesamaptaan dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
Kegiatan berlangsung di Plaza Pemda Cikarang Pusat, Senin (28/4/2025).
Seleksi PBB ini, sebagai bagian dari tahapan lanjutan proses seleksi yang terdiri dari dua rangkaian utama.
Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Bakesbangpol, Rama B. Matandung, menyampaikan, kegiatan kesamaptaan, terdiri dari lari, sit up, push up, dan shuttle run.
“Setelah itu, peserta akan mengikuti tes Peraturan Baris-Berbaris atau PBB,” kata Rama.
Dari total 1.072 pendaftar awal, lanjut dia, saat ini telah tersaring menjadi 155 peserta.
Ia menjelaskan, sebanyak 155 peserta calon Paskibra itu, merupakan hasil seleksi dari beberapa tahapan sebelumnya, seperti tes wawasan kebangsaan, tes intelegensia umum, dan tes kesehatan.
“Dari jumlah yang tersaring, hanya 50 peserta terbaik yang nantinya akan terpilih sebagai Paskibraka Kabupaten Bekasi Tahun 2025,” jelasnya.
Menurut Rama, melihat jumlah peserta yang tersaring, menunjukkan seleksi yang sangat ketat dan berjenjang, untuk menjaring putra-putri terbaik daerah.
Panitia, kata dia, telah memberikan waktu cukup bagi peserta untuk mempersiapkan diri menghadapi tahap seleksi fisik ini.
“Kami sudah memberi waktu dua minggu setelah tes kesehatan. Tapi memang karena ada beberapa hari libur nasional, mungkin ada peserta yang belum optimal memanfaatkan waktu tersebut. Ke depan akan kami perbaiki agar lebih maksimal lagi,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang turut hadir mendampingi putra-putrinya selama proses seleksi berlangsung.
“Kehadiran dan dukungan dari orang tua menjadi motivasi besar bagi anak-anak kita. Kami harap semangat itu bisa terus dijaga, jangan sampai saat lari tiba-tiba lemas lalu jalan. Semangat itu penting, dan dukungan orang tua punya peran besar di situ,” tuturnya.
Salah satu orang tua peserta, Putri (45) dari Grand Wisata Bekasi, mengungkapkan apresiasinya atas pelaksanaan seleksi yang dinilainya cukup baik dan transparan.
“Kami sebagai orang tua merasa bangga dan terlibat langsung mendampingi anak-anak. Kegiatan ini sangat positif dan kami melihat proses seleksinya adil serta objektif. Semoga anak-anak yang lolos benar-benar yang terbaik,” ujarnya.
Tahapan seleksi selanjutnya dijadwalkan pada hari Selasa mendatang, berupa tes kepribadian dan pantohir (pantauan akhir). Rama menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan penilaian secara menyeluruh, termasuk melalui rekam jejak peserta di media sosial.
“Tes kepribadian nanti akan sangat menentukan. Kami akan cek bagaimana kepribadian peserta, baik melalui media sosial maupun informasi dari lingkungan sekitar. Jangan sampai ada peserta yang punya track record kurang baik tapi lolos seleksi. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Dengan semangat seleksi yang transparan, objektif, dan profesional, Bakesbangpol Kabupaten Bekasi terus berkomitmen menjaring kader-kader muda terbaik untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia tahun 2025 mendatang.

















