Scroll untuk baca artikel
Banten RayaBeritaEkonomi & Bisnis

Jelang Nataru Harga Cabai di Banten Makin ‘Pedas’

251
×

Jelang Nataru Harga Cabai di Banten Makin ‘Pedas’

Sebarkan artikel ini

Triberita.com | Banten – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Provinsi Banten, mengalami kenaikan.

Kenaikan harga komoditas cabai ini juga diakibatkan kurangnya pasokan dari distributor karena banyak petani yang mengalami gagal panen.

Di Pasar Gudang Tigaraksa, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, hari ini hampir di seluruh jenis sayur mayur mengalami kenaikan. Apalagi harga cabai rawit merah super, tembus diharga Rp120.000 per kilogramnya.

Humas Pasar Gudang Tigaraksa, Acep Jayadiwira mengungkapkan, rata-rata hari ini harga semua jenis sayur mayur mengalami kenaikan. Apalagi untuk harga cabai rawit merah super, pada hari ini Kamis (30/11/2023) mengalami kenaikan yang berarti.

Kata dia, pada hari Rabu (29/11/2023) kemarin, harga cabai rawit merah super masih di harga Rp110.000 per kilogram, namun hari ini sudah menembus Rp120.000 per kilogramnya.

“Hampir semua jenis sayuran hari ini mengalami kenaikan, bahkan untuk harga cabai rawit merah super sudah tembus Rp120.000 per kilogramnya,”ujar Acep Jayadiwira, Kamis (30/11/2023).

Menurutnya, kenaikan beberapa jenis kebutuhan pokok pada hari dimungkinkan karena menjelang Natal dan Tahun Baru. Meskipun waktunya masih tiga mingguan lagi, namun dampaknya sudah terasa saat ini.

“Kemungkinan naiknya beberapa harga kebutuhan pokok hari ini, karena jelang Natal dan Tahun Baru, dan akibat kurangnya pasokan dari distributor karena banyak petani yang mengalami gagal panen. Kenaikan beberapa harga kebutuhan pokok di Pasar Gudang Tigaraksa ini, juga dikeluhkan oleh para pedagang, karena khawatir akan mempengaruhi tingkat penjualan,” terangnya.

Kenaikan harga cabai rawit merah, juga dikeluhkan seorang pedagang bakso di Pandeglang, Provinsi Banten.

“Saya berharap pemerintah dapat membantu agar harga cabai kembali normal. Ini sangat berpengaruh pada kelangsungan pedagang seperti saya,”ujar Agus Setiawan.

Baca Juga :  Rumah Subsidi ‘Jokowi’ di Villa Kencana Cikarang Sukatani Bekasi Masih Jadi Langganan Banjir

Agus Setiawan pedagang bakso di Jalan Raya Cikole, Kecamatan Majasari mengungkapkan, kenaikan harga cabai rawit merah ini dirasakan sejak dua bulan lalu.

“Kenaikan harga sudah hampir 2 bulan. Sekarang mencapai Rp 120 ribu per kilogram dari harga normal Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu,” ungkapnya, Kamis (30/11/2023).

Ia mengatakan, cabai rawit merah menjadi kebutuhan penting untuk sambal bakso. Namun, dengan kenaikan harga yang signifikan, ia terpaksa mencari alternatif dengan mencampurinya dengan jenis cabai lain.

“Makan bakso sama mie ayam kalau enggak pedas kurang enak. Di kondisi seperti ini, terpaksa harus dioplos dengan cabai lain. Ini menjadi tantangan untuk modal usaha,” ujarnya.

Facebook Comments