Triberita.com | Subang – Kalangan aktifis dan pemborong mulai diresahkan oleh kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat (Kadis PUPR) Kabupaten Subang yang dinilai tidak professional. Aktifis menilai, ibarat atlet lempar lembing, Heri Sopandi, Kadis PUPR tersebut juga sering melempar tanggungjawab, bilai kinerja seputar infrastruktur dipertanyakan.
“Sejak awal saya sudah memberikan warning kepada Bupati Subang untuk teliti didalam penempatan Kepala OPD [Organisasi Perangkat Daerah], Heri Sopandi sarjana sosial dan berkecimpung awalnya di dunia Pendidikan, mana ngerti dia bahan material bahasa gaulnya gitu atau soal pembangunan infrastruktur dan arsitektur,” kata Ketua Forum Pemerhati Kebijakan Publik (FPKP) Subang, Aif Saepulrohman yang biasa dipanggil Apih kepada Triberita, Kamis (01/12/2023).
Aif mempertegaskan, keputusan Bupati melantik heri sopandi menjadi Kadis PUPR ada keputusan yang salah.
“Dari pada nanti menambah kesalahan, saran saya lebih baik bupati Pak Ruhimat segera menganti kadis yang lemot itu. Atau dengan kesadaran sendiri karena tidak bisa bekerja, Saya minta Heri Sopandi untuk segera mundur dari jabatannya,” kata Afif.
Ditemui oleh Triberita, Heri Sopandi mengatakan bahwa tuduhan dirinya tidak bisa kerja, itu tidak benar.
“Ah, tidak benar itu, yang bisa mutuskan mundur itu kan bupati,” kata Heri Sopandi saat menghadiri peresmian alun-alun Subang yang pada saat itu disaksikan oleh Yeni Kadis Disnakertrans Subang dan jajaran pejabat Subang.
Anehnya, 10 menit setelah konfirmasi, Kadis PUPR yang bertubuh besar itu menghilang dari pandangan mata, dan tidak selesai mengikuti peresmian Alun-Alun Subang yang pada waktu dihadirimantan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dan Sekda Provinsi Jawa Barat.
Heri Sopandi akrab disapa Hersob, memang terkenal di kalangan masyarakat Subang yang sulit ditemui. Bahkan dicurigai Heri Sopandi seperti Kadis Boneka yang cuma jadi pajangan dinas saja.
“Coba perhatikan deh, masa sekelas Kadis saja tidak bisa mengambil keputusan Dinas, sudah kaya Kadis Boneka, semuanya selalu dijawab dengan melempar tanggung jawab, dikit-dikit suruh konfirmasi ke orang-orang ULP, kalau atlit lempar lembing bagus bisa prestasi,ini kadis PUPR yg suka lempar tanggung jawab Ketika konfirmasi atau mencari solusi soal pembangunan infrastruktur Subang saja harus lempar sana sini, selalu ngeles,” kata aktifis Subang, Andi Lukman Hakim.

















