Triberita.com | Bandung,-
Update korban kecelakaan lalulintas bertambah antara mobil minibus jenis Daihatsu Sigra nopol D 1859 AJY tertabrak Kereta Feeder Kereta Cepat Whoosh di perlintasan sebidang tanpa palang di Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB ).
Sebelumnya diberitakan, kejadian tersebut dikabarkan pukul pukul 12.43 WIB pada Kamis, (14/12) korban berjumlah enam penumpang saat tengah melintas dilokasi dan terseret sejauh 500 meter.
Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan mengatakan, dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), empat korban meninggal dunia, dua diantaranya dirawat dirumah sakit RSUD Cibabat, Kota Cimahi.
“Info terupdate dari pihak RS ada 4 orang meninggal dunia, yang dua masih dalam perawatan intensif,” kata Kompol Darwan saat dihubungi wartawan melalui aplikasi perpesanan, Kamis malam.
Atas kejadian ini, pihaknya selalu menghimbau kepada warga pengendara saat ingin melintas rel kereta api (KA) untuk lebih berhati-hati agar tidak ada lagi korban jiwa kedepannya.
“Nyebrang rel KA harap hati-hati, jangan sampe ada korban lagi, ikuti petunjuk dan rambu yg ada serta perhatikan himbauan saat ada petugas di penyeberangan. Saat akan memasuki lintasan KA agar fokus dan hindari bermain HP atau kegiatan lain yg mengganggu konsentrasi,” himbau Kompol Darwan.
Sementara itu, petugas kamar jenazah RSUD Cibabat, Azhari mengatakan, korban berjumlah enam penumpang, yang dimana tiga diantaranya tewas di TKP. Sementara tiga lainnya mengalami kritis.
Ia menyebut, korban atas Neneng (49) meninggal dunia meski sempat mendapatkan perawatan intensif dari petugas rumah sakit.
“Korban meninggal akibat kecelakaan kereta di Cilame ada empat orang,” kata Azhari kepada wartawan saat ditemui dilokasi, Kamis 14 Desember 2023.
Azhari merinci, korban atas ibu Neneng dinyatakan meninggal dunia usai mendapatkan perawatan intensif dari petugas medis lantaran kondisinya cukup parah (kritis).
“Untuk korban atas nama bu Neneng dan sopir angkutan online atas nama pak Ponidi sudah dibawa pulang ke rumah duka,” jelasnya.
Danru Security RSUD Cibabat, Sahid membernarkan kejadian itu, ia menambahkan, korban yang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) ada tiga orang. Sedangkan, satu orang lagi atas nama ibu Neneng meninggal usai mendapatkan perawatan.
“Ada dua korban lagi yakni Ratih (13) dan Syakila (4) sedang berada di ruang bedah,” bebernya.
Dijelaskannya kembali, empat orang korban sudah dibawa ke rumah duka oleh pihak keluarganya masing-masing untuk kemudian dilakukan pemulasaraan.
“Untuk korban atas nama Ponidi dibawa pulang ke rumah duka di Kampung Lembur Sawah RT01/16, Kelurahan Utama, Kecamatan Cimahi Selatan untuk dimakamkan,” tandasnya.
















