Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaBeritaPembunuhan

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Sadis di Bekasi: Korban Dimutilasi dan Disimpan di Freezer

224
×

Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Sadis di Bekasi: Korban Dimutilasi dan Disimpan di Freezer

Sebarkan artikel ini
Petugas Polda Metro Jaya saat memeriksa frezer tempat menyimpan mayat korban yang dimultilasi, di kios ayam goreng di Perumahan Mega Regency, Kecamatan Serang Baru.(Foto: Istimewa)

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Polisi menangkap dua orang terduga pembunuh pria AH (39), di Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Jasad korban ditemukan dimutilasi dan disimpan dalam freezer di kios ayam goreng di Perumahan Mega Regency, Kecamatan Serang Baru. Kedua pelaku merupakan rekan kerja korban.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan, kedua pelaku S (27) dan DS alias ANS (24) bekerja sebagai pelayan, yang melayani pembeli. Pelaku juga mengolah serta memasak ayam di kios tersebut.

“Keduanya rekan kerja korban,” kata Abdul Rahim. (30/3)

Abdul Rahim menjelaskan, penemuan mengerikan ini bermula ketika pemilik toko, yang baru saja pulang mudik dari Cilacap, kemudian mendatangi ruko pada Sabtu (28/3) pagi. Curiga dengan bau menyengat dari arah freezer yang terkunci, ia membukanya dan mendapati jasad karyawannya di antara tumpukan daging ayam beku.

Korban diketahui bernama AH (39), yang bekerja sebagai petugas keamanan di toko tersebut. Saat pintu freezer dibuka, saksi mendapati tubuh korban sudah tidak utuh. Tangan dan kakinya tidak ada.

Polisi masih mencari tahu keberadaan kaki dan tangan korban.

“Masih dalam pencarian tim,” kata Abdul Rahim.

Dua unit sepeda motor serta uang tunai milik pemilik toko juga dilaporkan raib dari lokasi kejadian.

Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Polisi belum mengungkapkan motif di balik pembunuhan sadis ini.

“Kami masih melakukan penyelidikan,” kata Abdul Rahim.

Penemuan jasad korban yang dimutilasi ini telah membuat heboh warga sekitar. Polisi mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang tidak benar.

Facebook Comments