Scroll untuk baca artikel
BeritaBisnisEkonomi & BisnisNewsSejarahSosial Budaya

Semarak Momen Idul Fitri 2023, Artis Lokal dan Pelaku Seni di Tegal Dibanjiri Job

268
×

Semarak Momen Idul Fitri 2023, Artis Lokal dan Pelaku Seni di Tegal Dibanjiri Job

Sebarkan artikel ini

Triberita.com, Kabupaten Tegal -Semarak momen hari Raya Idul Fitri 2023, para pelaku seni musik dan artis dangdut lokal di Kota Tegal mulai dibanjiri job manggung.

Hal ini di katakan salah satu musisi artis lokal asal Tegal, Dea Arneta, saat mengisi acara hajatan khitanan di kediaman Lisda Ayu Karyati di Desa Kesuben, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, pada Minggu (31/04/2023).

Dea didampingi MC Dangdut, Bungkar nama panggung, mengatakan, pihaknya merasa bersyukur di tahun ini job mulai meledak sejak awal libur lebaran 2023.

“Alhamdulillah job lebaran tahun ini meledak, dak, dak, hampir setiap harinya mengisi acara musik dangdut,” kata Dea usai mengisi acara hajatan.

Artis lokal Tegal, Dea Arneta didampingi MC Bungkar (foto; Abdul Kholilulloh)
Artis lokal Tegal, Dea Arneta didampingi MC Bungkar (foto; Abdul Kholilulloh)

Ia menyebut, hal ini berbeda di dua tahun sebelumnya, lantaran dipicu adanya Pandemi Covid-19 yang membuat job manggung semakin berkurang dengan adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM).

“Tahun kemarin mah kita kewalahan nyari job, karena Pandemi, semua aktivitas manggung dilarang dan dibubarkan, tentu kami pelaku seni sangat kewalahan nyari duit,” ujarnya.

“Alhamdulillah tahun ini benar-benar kami (pelaku seni) mulai bangkit perekonomian dan sangat dirasakan bukan hanya kami melainkan seluruh insan seni musik dan budaya di Indonesia khususnya di Kota Tegal,” sambungnya.

Senada dikatakan Bungkar, pria dengan ciri khas berkacamata itu mengatakan, ucap syukur kepada pemilik hajat yang telah mempercayai dirinya untuk mengisi acara.

“Alhamdulillah saya hari ini dipercaya untuk mengisi acara khitanan de Alkalifi dan Zio Al Fatih di rumah Lisda Ayu Karyati, terimakasih semoga lancar dan menjadi anak yang Sholeh berbakti kepada kedua orang tua, Aamiin,” jelasnya.

Ia tak menampik dengan momen libur lebaran tahun ini, job manggung memang kerap ia rasakan hampir sepekan ini, namun ada yang perlu diketahui bagi tuan rumah yakni kaitan perijinan.

Baca Juga :  Dalam Waktu Tiga Bulan, Polda Metro Ungkap Ribuan Kasus Narkoba

“Memang di seminggu ini kami kebanjiran job, meskipun demikian, untuk pemilik hajat jangan sampai lupa melakukan ijin terlebih dahulu sebelum membuat hiburan masyarakat. Bisa ke RT/RW, dan keamanan forkopimcam, TNI/Polri dan Satpol PP,” jelasnya.

Dikatakan Bungkar kembali, hal ini untuk menghindari terjadinya keributan, pasalnya, hiburan dangdut dan lainnya rentan terjadi gesekan antar remaja, maka perlu adanya antisipasi terjadi keributan.

Adat tradisi sawen pengantin sunat dengan menyebar koin receh (foto: Abdul Kholilulloh)
Adat tradisi sawer pengantin sunat dengan menyebar koin receh (foto: Abdul Kholilulloh)

“Agar pemilik hajat juga tidak disalahkan petugas, maka lebih baik melapor dulu supaya aman juga kita sebagai pengisi acara, itu saran dari kami,” ujarnya.

“Sejauh ini alhamdulillah acara di tempat mba Ayu lancar dan aman, terimakasih sudah mengundang kami,” sambungnya.

Disisi lain, tuan rumah Lisda Ayu Karyati didampingi suami, Agung orang tua dari Alkalifi merasa berterimakasih terutama kepada keluarga besar Mogal dan masyarakat Kesuben yang turut membantu kelancaran acara tersebut.

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan lancar, ini semua berkat dukungan dari keluarga besar Mogal dan warga Kesuben,” kata Ayu sapaan akrabnya.

Agung dan Lisda Ayu Karyati momen foto bersama anaknya Alkalifi (foto: Abdul Kholilulloh)
Agung dan Lisda Ayu Karyati momen foto bersama anaknya Alkalifi (foto: Abdul Kholilulloh)

Adapun kesulitan, lanjut dia, dalam melaksanakan acara hajatan kali ini, banyaknya masyarakat yang memanfaatkan momen lebaran ini untuk hajat.

“Sudah menjadi tradisi tiap lebaran pasti banyak yang melakukan hajatan, jadi kita kesulitan memboking tenda dan organ tunggal (dangdut),” jelasnya.

“Untuk persiapan kita sudah jauh jauh hari sebelum bulan Ramadhan, Alhamdulillah semua lancar berkah Ramadhan dan hari Raya Idul Fitri,” tandasnya.

Eman Suhaman didampingi Lasqi Jayanti orang tua dari Abidzar Fabrizio Al Fatih menyebut, hajat khitanan kali ini melibatkan sekaligus dua cucu anak kandung dari penyiar radio ternama di kota Tegal saudara Watmo Widjojo ST (Mogal).

Eman Suhaman bersam istri Lasqi Jayanti dan kedua anaknya momen foto bersama (foto: Abdul Kholilulloh)
Eman Suhaman bersama istri Lasqi Jayanti dan kedua anaknya momen foto bersama (foto: Abdul Kholilulloh)

“Pada hajat khitan kali ini, satu putra saya Abidzar Fabrizio Al Fatih dan satu putra dari adek ipar saya bernama Alkalifi,” ujar Eman.

Baca Juga :  Jalin Kekompakan, Kelurahan Mekarjati Karawang Barat Gelar Turnamen Sepakbola

Momen kali ini, kata dia, hadir keluarga besar dari Kuningan Jawa Barat, dengan melibatkan dua rombongan.

“Tentu hal ini sangat spesial bagi saya dan keluarga besar pak Mogal, pasalnya dua keluarga bisa berkumpul dalam satu momen hajatan, itu sangat jarang dilakukan karena kesibukan masing-masing,” jelasnya.

Acara semakin meriah dengan beberapa penampilan dari tamu undangan dan keluarga pemilik hajat, didampingi artis biduan yang profesional dengan lagu andalannya.

Disisi lain, keluarga besar Mak Ning Kuningan beserta rombongan tampil di atas panggung makin menambah semarak pesta hajat khitanan kali ini.

“Alhamdulillah semua berjalan lancar, terimakasih buat keluarga besar pak Mogal, dan keluarga besar Mak Ning Kuningan sudah jauh-jauh hadir ke acara putra kami, semoga anak kami menjadi anak yang Sholeh berbakti kepada orang tua berguna bagi agama dan negara,” tutupnya.

 

Keluarga besar Mogal dan Mak Ning Kuningan dalam satu momen Idul Fitri 2023 sekaligus hajat khitanan (foto: Abdul Kholilulloh)
Keluarga besar Mogal dan Mak Ning Kuningan dalam satu momen Idul Fitri 2023 sekaligus hajat khitanan (foto: Abdul Kholilulloh)

Reporter: Rian/Abdul

Penulis: Abdul Kholilulloh

Facebook Comments