Scroll untuk baca artikel
Bekasi Raya

Harlah 90 Tahun GP Ansor, 90 KM Gowes Sepeda dari Kramat Raya – Cibarusah Bekasi

214
×

Harlah 90 Tahun GP Ansor, 90 KM Gowes Sepeda dari Kramat Raya – Cibarusah Bekasi

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyambut kedatangan Rombongan gowes sepeda GP Ansor di ponpes Al Baqiyatussholihat (Foto : Jeje).

Triberita com ǀ Kabupaten Bekasi – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Gerakan Pemuda (GP) Ansor yang ke 90, GP Ansor mengadakan acara gowes sepeda, dengan rute dari depan Kantor GP Ansor pusat di Kramat Raya Jakarta sampai Cibogo Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (21/4/2024).

Gowes menemouh jarak 90 kilometer itu diikuti Ketua Umum (Ketum) GP Ansor Indonesia Addin Jauharudin beserta pengurus dan jajarannya.

Jarak 90 kilometer tersebut, terhitung dari Kramat Raya sampai Cibarusah 45 kilometer, begitupun sebaliknya. Jumlah peserta gowes ada 200 orang, jadi gowes sepeda jarak tempuhnya disesuaikan dengan Harlah GP Ansor ke 90.

Pada momen harlah itu, Cibogo Cibarusah, Kabupaten Bekasi menjadi finish gowes sepeda, tepatnya di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Baqiyatussholihat, Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Hadir dalam acara tersebut, unsur Forkopimda Kabupaten Bekasi, Muspika Cibarusah, Ketua umum pengurus dan jajaran GP Ansor beserta Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Bekasi, dan juga tokoh agama, tokoh masyarakat serta para santri ponpes Al Baqiyatussholihat.

Dalam sambutannya Addin Jauharudin mengatakan, pihaknya diundang ke ponpes Al Baqiyatussholihat sekaligus ziarah ke makam KH. Raden Ma’mun Nawawi atau lebih dikenal Mama Cibogo.

Addin menjelaskan, peserta gowes sepeda ada 200 orang. Menurut dia, Gowes sepeda ini tidak terencana, awalnya bercanda.

“Diawal kita mau mulai gowes, banyak chat yang masuk di WhatsApp (WA) dari para pengurus dengan bermacam alasan, agar tidak ikut serta dalam gowes sepeda tersebut,” ungkapnya.

“Awalnya kita tidak yakin sampai, alhamdulilah kami sampai finish dengan selamat, dari berangkat cuaca terlihat mendung lalu panas, dan setelah sampai hujan turun, alhamdulilah berkah. Gowes sepeda ini adalah kilas balik, dulu pejuang mempertahankan Indonesia tidak mudah, dengan berbagai macam cara dan taruhan nyawa,” sambungnya.

Baca Juga :  Segera, Persemian Jalan KH. Ma’mun Nawawi, Pemkab Bekasi rencana Undang Wapres dan Gubernur

Sesuai dengan prinsip Ansor lanjut Addin, punya tradisi berbangsa dan bernegara.

“Tentunya kita harus bisa menjaga warisan leluhur, ziarah, tradisi, kemudian Islam yang berasimilasi dengan budaya, maka jangan coba-coba merusak tradisi yang sudah dibangun yang selama ini memang menjadi pondasi kemenangan masyarakat,” terangnya.

Menyinggung soal Pilpres 2024 lalu, ia mengatakan, Pemilu sudah selesai, siapapun Presidennya masyarakat harus bisa menerimanya, kita semua khususnya kader Ansor harus menghargai keputusan MK.

“Yang paling penting adalah pasca pilpres 2024 kita rekonsiliasi umat, pemilu sudah selesai kita hormati dan hargai keputusan MK,” tutupnya.

Sementara itu masih di tempat yang sama, Pejabat (Pj) Bupati Bekasi mengungkapkan, bahwa GP Ansor turut mendukung dan mengusulkan pendiri ponpes Al Baqiyatussholihat, KH Raden Ma’mun Nawawi yang juga pejuang Hizbullah menjadi Pahlawan Nasional, menjadi kejutan.

“Ini tentunya akan menambah poin dan kekuatan, agar nantinya pemerintah pusat bisa mengabulkan usulan masyarakat Kabupaten Bekasi ini, menjadikan KH Raden Ma’mun Nawawi menjadi pahlawan Nasional,” kata Bupati.

“Dengan dijadikannya beliau pahlawan Nasional, keteladanan beliau bukan hanya dikenal masyarakat wilayah Kabupaten Bekasi saja, tetapi juga dikenal masyarakat seluruh Indonesia,” sambungnya.

Kabupaten Bekasi, kata Dani, juga akan terangkat derajatnya, kebanggaannya, sehingga bisa menjadi motivasi lebih untuk membangun Kabupaten Bekasi dan NKRI ini dengan penuh semangat lagi.

“Kita akan berjuang kembali di tingkat Provinsi nya, lalu ke tingkat Nasional, agar KH. Raden Ma’mun Nawawi menjadi pahlawan Nasional, sambil melengkapi kekurangan yang mungkin menjadi poin di pengusulan tahun kemarin,” ucap Dani saat di wawancara awak media.

Selanjutnya Dani atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bekasi mengucapkan selamat dan bersyukur atas hari lahirnya GP Ansor yang ke 90, usia yang cukup panjang untuk membangun kekokohan organisasi, sebagai salah satu perekat NKRI.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Hadiri Kongres GP Ansor di Kapal Pelni KM Kelud

“Kami berharap dengan usia yang semakin dewasa ini, GP Ansor semakin memberikan kontribusi dalam membangun harkat, derajat dan martabat Bangsa Indonesia dan umat Islam,” tandasnya.

Acara Harlah GP Ansor Gowes 90 tahun 90 kilometer bertema ‘Napak tilas perjuangan ulama, mengayuh Indonesia emas’, dengan rangkaian acara terakhir adalah berdoa bersama di makam KH. Raden Ma’mun Nawawi.

Facebook Comments