Triberita com | Kabupaten Bekasi – Pelaksanaan pleno rekapitulasi suara serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bekasi memasuki hari kedua, dimulai dari hari Selasa (20/2/2024) kemarin.
Memasuki hari kedua penghitungan suara, situasi dan kondisi di lokasi penghitungan suara terlihat cukup lancar, aman dan kondusif.
Seperti yang terpantau oleh Triberita di lokasi rekapitulasi suara yang digelar Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Cabangbungin di GOR PGRI, Jalan Raya Tapak Serang, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/2/2024).
Pleno rekapitulasi suara yang digelar PPK Cabangbungin, di hari pertama agak lambat penghitungannya, karena hanya menggunakan satu panel.
Terkait hal tersebut, Ketua PPK Cabangbungin Kosim atau biasa disapa Dado menjelaskan, di hari pertama penghitungan suara di mulai pukul 09.00 WIB, pihaknya mencoba memakai satu panel.
“Ternyata sampai pukul 18.00 WIB, penghitungan suara untuk satu desa belum selesai, akhirnya kami tunda penghitungannya, lanjut besok. Dan untuk hari kedua akhirnya kami coba memakai dua panel, satu panel untuk satu desa, satu panel melanjutkan penghitungan yang pertama, dan satu panel lagi untuk penghitungan suara desa berikutnya,” ucap Kosim kepada Triberita.
Kosim mengaku kekurangan tenaga penghitungan, padahal itupun sudah dibantu dari Sekertariat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan dari Sekertariat Panitia Pemungutan Suara (PPS). Ia berharap, dengan memakai dua panel, penghitungan bisa berjalan lancar sampai selesai.
“Mudah-mudahan dengan menggunakan dua panel penghitungan suara satu desa bisa selesai satu hari,” ungkapnya.
Kosim juga menjelaskan, jumlah Daftar Pemilih Tetap se-Kecamatan Cabangbungin ada 41.882 jiwa terbagi dari Perempuan 20.746 jiwa, dan Laki-laki 21.136 jiwa, yang terbagi dari 8 desa yang ada di Kecamatan Cabangbungin ini.
“Jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kecamatan Cabangbungin ada 162, yang tersebar di 8 desa, per desa paling banyak 30 TPS, tergantung jumlah hak pilihnya,” sambungnya.
Sedangkan untuk peserta yang hadir di penghitungan suara ini lanjut Kosim diantaranya, saksi dari partai, dan saksi dari para Calon legislatif (Caleg), ada Panwascam, Bawaslu, untuk keamanan ada Polri dan TNI, dibantu oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP).
“Untuk pemilu 2024 ini jumlah golputnya sedikit, dibanding pemilu tahun 2019,” pungkasnya.

















