Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaMudik Lebaran 2024

Pemudik Asal Cikarang 5 Jam Naik Motor Bonceng Bertiga ke Sumedang

1557
×

Pemudik Asal Cikarang 5 Jam Naik Motor Bonceng Bertiga ke Sumedang

Sebarkan artikel ini
Pemudik Asal Cikarang Rela Bonceng Bertiga Menuju Sumedang Selama Perjalanan 5 Jam Minggu 7 April 2024 (Foto: Gareng)

Triberita.com || Kabupaten Bekasi – Pemudik motor asal Cikarang, Agus (42), membagikan kisahnya di perjalanan. Dia memboyong anak dan istrinya pulang kampung menggunakan sepeda motor menuju Sumedang via Pantura.

“Dari Cikarang mau ke Sumedang, perjalanan 5 jam, dari rumah jam 17.00 WIB. Iya bertiga sama anak istri,” ujar Agus, Minggu (7/4/2024).

Agus mengaku belum menemui kendala lalu lintas selama di perjalanan. Sejatinya, mudik menggunakan motor sudah menjadi tradisi Agus dan sang istri untuk mengunjungi keluarga di kampung halaman.

“Kalau sekarang Alhamdulillah lancar, nggak ada penutupan jalan. Udah tradisi tahunan sama keluarga, ini mau ke rumah mertua di Sumedang. Persiapan paling bawa makanan ringan buat oleh-oleh. Rencana di sana paling seminggu,” tuturnya.

Pria berambut cepak itu terlihat memaksimalkan muatan diatas kuda besinya. Dia membawa barang bawaan seperti pakaian, hingga makanan ringan sebagai buah tangan.

“Kalau kemacetan Alhamdulillah belum terjadi. Biar seru aja. Istirahatnya bebas, tiap tahun emang pakai motor,” katanya.
Untuk diketahui, dikutip dari laman resmi Polri, Tribrata, Polda Metro Jaya meminta agar para masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran dengan sepeda motor tetap mematuhi aturan.
Salah satunya, seperti ditegaskan Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes. Pol. Latif Usman, tidak membawa barang muatan secara berlebihan.

Latif menegaskan, bagi mereka yang melanggar aturan nantinya akan ditindak. Namun, sebagai teguran, pemudik diminta putarbalik.

“Sekecil apapun pelanggaran pasti akan kita lakukan penindakan, tindakan itu kan sekali lagi tindakan itu bukan berarti harus tilang,” ujar Latif, belum lama ini.

“Kita menegur, kita mengingatkan, mungkin itu akan kita putar balik untuk memperbaiki dulu bawaannya. Untuk yang lebih muatannya akan kita ingatkan,” tegasnya.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Prihatin Melihat Pemudik Yang Menggunakan Motor dan Bajaj

Latif Usman juga mengimbau kepada para pemudik dengan jarak tempuh ratusan kilometer disarankan menggunakan angkutan umum dibandingkan roda dua. Apabila terpaksa, dia mengingatkan untuk diperhatikan demi keselamatan.

“Kelayakan daripada kendaraan juga harus dicek betul (seperti) rem, ban, spion, sen, apapun harus disiapkan lebih awal. Khususnya untuk roda dua,” ungkapnya.

“Apabila terpaksa (menggunakan roda dua) tentunya harus betul-betul memperhatikan keselamatan dalam penggunaan sepeda motor,” tutup Latif.

Facebook Comments