Scroll untuk baca artikel
Bekasi Raya

Penyandang Disabilitas Ikuti Pelatihan Kerja Digital Marketing Disnaker Kabupaten Bekasi

412
×

Penyandang Disabilitas Ikuti Pelatihan Kerja Digital Marketing Disnaker Kabupaten Bekasi

Sebarkan artikel ini
Kepala Disnaker Kabupaten Bekasi Edi Rochyadi meresmikan dan membuka program kegiatan pelatihan Digital Marketing untuk kaum disabilitas (Foto : Istimewa).

Triberita com | Kabupaten Bekasi – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi memberikan program pelatihan digital marketing khusus untuk penyandang disabilitas.

Kegiatan dilaksanakan di Hotel Primebiz, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi ini dimulai dari hari Senin (3/6/2024) sampai Kamis (6/6/2024) lalu.

Pelatihan dibagi menjadi 2 angkatan, yaitu angkatan 1 dan 2, yang masing-masing angkatan mendapatkan pelatihan selama 2 hari berturut-turut.
Para peserta datang dari berbagai wilayah kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Para peserta latihan dari berbagai ragam disabilitas yaitu disabilitas fisik, disabilitas sensorik, rungu wicara dan netra, juga disabilitas mental dan intelektual, per angkatan berjumlah 50 orang peserta. sehingga dalam kurun waktu 4 hari ini, 100 orang peserta penyandang disabilitas dihadirkan untuk mengikuti pelatihan di 2 angkatan.

Peresmian kegiatan pelatihan ini di buka oleh, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Edi Rochyadi.

Ia menyampaikan, siap memberikan dukungan program untuk penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi, salah satunya dengan kegiatan pelatihan digital marketing, ini guna meningkatkan ilmu dan keterampilan.

“Siap dukung program pelatihan digital marketing untuk kaum disabilitas, untuk meningkatkan ilmu dan keterampilan,” ucapnya.

Dijelaskannya, agar kaum disabilitas mampu memaksimalkan fungsi internet, yang bertujuan menambah penghasilan dari berjualan atau melakukan usaha dalam pemasaran digital.

“Agar mampu memaksimalkan fungsi internet, dan akan menambah penghasilan untuk kaum disabilitas,” ungkapnya.

Kegiatan ini dihadiri juga oleh,
Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja, Andi Akbar, serta Ketua Tim yang Melaksanakan Fungsi Pengembangan, Perluasan Kesempatan Kerja dan Transmigrasi, Mahesa Darajat.

Dalam pelatihan ini dihadirkan narasumber, Rani Mei Lestari, Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kabupaten Bekasi, dan juga pendiri yayasan Disabilitas Produktif Mandiri (Disproman) Indonesia.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Tawuran, Polsek Cikarang Utara sambangi SMK Cegah Gesekan Antar Pelajar

Dalam kesempatan itu Rani menceritakan berbagai kisah inspiratif tentang perjalanan hidupnya sebagai penyandang disabilitas, pengguna kursi roda dan perjalanan karir usahanya dalam digital marketing yang membawanya pada kesuksesan, hingga mendapatkan komisi mencapai angka 1 Milyar lebih dan mendapatkan berbagai reward, di antaranya berkeliling Asia dan Eropa, total 11 negara dan juga mendapatkan reward umroh bersama keluarganya.

“Digital marketing membawa kesuksesan, dapat komisi mencapai 1 milyar, umroh sekeluarga, dan keliling 11 Negara Eropa dan Asia,” ujarnya.

Selain membagikan perjalanan hidup dan karir saya kata Rani, yang utama adalah berbagi motivasi dan semangat serta menyakinkan kepada teman-teman penyandang disabilitas, yang masih belum memiliki rasa percaya diri dan masih ada keraguan, bahwa kita itu mampu dan bisa, lakukan apa yang bisa di lakukan walaupun dalam keterbatasan, tidak takut untuk bermimpi.

“Jangan pernah ragu dan harus percaya diri, bahwa kita mampu melakukan sesuatu meskipun dalam keterbatasan,” tuturnya.

Rani juga menyampaikan dalam histori perjalan hidupnya, semua yang kita usahakan dan perjuangkan akan menghantarkan kita pada kesuksesan.

“Jika kita berusaha dan berjuang, akan menghantarkan kita pada kesuksesan,” tutupnya.

Pesan yang disampaikan Rani dalam materinya yang di beri judul “Keterbatasan Tidak Menjadi Hambatan Untuk Meraih Sukses”.

Dalam kegiatan pelatihan digital marketing juga dihadirkan, Fellisya Triana Putri, seorang mahasiswi dan Staff Departemen Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Badan Executive Mahasiswa di Universitas Indonesia (UI), penggiat dan pemerhati penyandang disabilitas, sebagai Co-Founder GRIYA DIVA-BLe.

Fellisya juga salah satu pendiri rumah produktivitas disabilitas kreatif, yang mewadahi para penyandang disabilitas untuk membuat produk baik kerajinan tangan juga kuliner. Dan GRIYA DIVA-BLe ini pun menjadi pusat pemasaran produk-produk disabilitas, dimana GRIYA DIVA-BLe telah mendapatkan orderan suvenir dan hampir untuk perusahaan-perusahaan besar, dan juga sudah diliput oleh berbagai media, diantaranya media televisi, MNC TV dan RCTI.

Baca Juga :  Begini Harapan Dani Ramdan Bagi ASN yang Mudik

Kegiatan pelatihan ini akan berlanjut di tanggal 19-20 Juni 2024 dan 24-25 Juni 2024 yaitu di angkatan ke 3 dan ke 4, dan kegiatan ini diselenggarakan oleh DISNAKER Kabupaten Bekasi dengan tujuan membentuk dan melahirkan penyandang disabilitas yang semakin kreatif dan produktif.

Facebook Comments