“Kejadian itu terjadi sekitar jam 4 pagi, saat itu anak saya diajak temannya jalan mengendarai motor, saya tidak tau kemana arahnya, saat dijalan kendaraan yang dibawa anak saya tabrakan (adu banteng) dengan motor lain. Saat terjadi tabrakan, korban seorang perempuan meninggal dunia,” beber Hasanah kepada Triberita saat ditemui di kediamannya, Kp Elo Wates, Desa Sukamanah, Cikarang Utara, Senin (13/5/2024).

“Tapi saya tidak terima kenapa warga menganiaya anak saya,” sambungnya.
Hasanah menjelaskan terjadinya penganiayaan terhadap anaknya, STR diikat tangannya dan dipukuli oleh warga, sampai mulut dan bagian pelipis mata robek.
“Bahkan bagian kepala belakang anak saya dipukul pakai bambu hingga mengeluarkan darah,” ungkapnya.
Pihaknya berharap kepolisian bisa mengusut tuntas atas penganiayaan yang dialami oleh anaknya.

















