Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2024 di Tingkat Kecamatan Cikarang Utara hari kelima diwarnai protes oleh pihak yang tidak terima dengan hasil rekapitulasi tersebut.
Pantauan Triberita, aksi protes dilakukan caleg dari Partai Bulan Bintang (PBB) untuk DPRD Kabupaten Bekasi nomer urut 9 Kholid Muslim, di sela-sela penghitungan hasil rekapitulasi suara pada Minggu (25/2/2024) dini hari pukul 01:25 WIB
Terjadinya insiden tersebut diduga akibat adanya kesalahpahaman dalam penghitungan suara yang dibacakan oleh salah satu Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
“Ini kan hasil jumlah suara dan From C1 sama, hanya salah penulisan saja. Kita juga akan merevisi kembali bilamana ada kendala di setiap penghitungan, pasti ada margin errornya,” ucap salah satu anggota PPK tersebut.
“Kalau begini terus, dimana benarnya, udah jelas-jelas disitu tidak ada kesamaan, kenapa bilang ada kesalahan di penulisan?,” protes Kholid Muslim, Caleg PBB tersebut.
Protes Kholid pun disambut oleh saksi dari PKS yang turut memantau rekapitulasi di PPK Cikarang Utara.
Tanpa basa-basi saksi dari partai PKS itu ikut bersuara.
“Semua sama, tidak ada yang beda hasil suar nya dari From C1, dan berita acara sama, dilanjut aja [penghitungan suara], sudah kemaleman,” ucap saksi PKS tersebut.
Ketua PPK Cikarang Utara, Gilang mengatakan, kesalahpahaman terjadi berada di penghitungan suara tingkat desa, di TPS 12 Desa Karang Baru.
“Panitia KPPS nya lupa menandatangani berita acara tersebut, jadi permasalahanya cuma itu,” kata Gilang.
Ia pun menegaskan, bahwa para saksi boleh menyampaikan protes bila ada kejanggalan dalam rekapitulasi penghitungan suara.
“Para saksi boleh menyampaikan, bila ada yang harus disampaikan, atau protes bilamana dalam penghitungan banyak yang terkendala, mari kita revisi dengan baik,” ujarnya

















