Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Dua pekan jelang lebaran, kios pakaian di Pasar Baru Cikarang mulai ramai didatangi pembeli. Keramaian kian meningkat terutama di akhir pekan. Geliat transaksi ini menandakan besarnya animo masyarakat menyambut datangnya lebaran.
Warga Cikarang, Fahrizal Ali mengaku antusias saat memilih-milih pakaian di Pasar Cikarang. Dia memanfaatkan waktu liburnya untuk mendatangi pusat perbelanjaan terbesar di Cikarang Kabupaten Bekasi tersebut.
“Kebetulan hari ini libur, jadi saya mencari baju lebaran untuk keluarga bersama ibu di pasar. Sengaja lebih awal agar nanti saat masuk sepuluh hari terakhir Ramadan bisa lebih banyak memanfaatkan waktu untuk beribadah,” ungkapnya kepada Triberita Senin (25/3/2024).
Alasan lain yang membuat Fahrizal pilih membeli baju lebaran lebih awal, karena menghindari keramaian pembeli. Biasanya, kian dekat lebaran tempat perbelanjaan semakin ramai.
“Kurang nyaman saja jika membeli baju itu berdesakan. Kalau lebih awal begini kan masih longgar dan pilihan stoknya juga masih banyak,” jelasnya.
Pembeli lainnya, Salsabila Rahma juga mengaku lebih sreg berbelanja pakaian jauh hari sebelum lebaran. Warga Desa Pasir Gombong itu lebih suka berbelanja secara offline ketimbang online.
“Untuk lebaran nanti, dia kepengin membeli gamis untuk dikenakannya saat acara silahturahmi keluarga. ’Selera orang itu berbeda. Dan saya termasuk yang suka berbelanja dengan bertatap muka. Jadi harus tahu dulu bentuk aslinya baru merasa pas dan puas saat membeli,’’ ungkapnya.
Sementara penjual di Pasar Cikarang, Mila Puspitasari menyebut minat masyarakat menjelang lebaran tahun ini sudah mulai membaik. Meskipun belum sepenuhnya ramai tapi sudah ada beberapa yang mampir ke toko untuk sekadar lihat- lihat.
“Paling banyak ibu- ibu yang mencarikan baju anaknya, mulai gamis, koko, kebaya, kaftan, hingga daster,” terangnya.
Mila memperkirakan masyarakat mulai berbondong-bondong belanja setelah menerima tunjangan hari raya (THR). Dibandingkan tahun lalu yang masih dibekap pandemi, lebaran tahun ini, kata dia, lebih bebas, sehingga pembeli diperkirakan semakin meningkat.
“Kita sudah mempersiapkan momen ini dengan menjual pakaian- pakaian yang tren saat ini,” pungkasnya.

















