Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaKriminal

Motif Waria di Tambun Bekasi Tega Membunuh Gegara Korban Mirip Tamunya

110
×

Motif Waria di Tambun Bekasi Tega Membunuh Gegara Korban Mirip Tamunya

Sebarkan artikel ini
Wakapolres Metro Bekasi AKBP Sumarni memberikan keterangan pada konferensi mers di Mapolres Metro Bekasi, kamis 2 November 2023.

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Wakapolres Metro Bekasi AKBP Sumarni, menjelaskan kronologis pembunuhan yang dilakukan seorang waria di Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (2/11/2023).

Diketahui, peristiwa terjadi pada Rabu (18/10) lalu, seorang waria bernama Keneddi Pergaulan alias Ayu Lestari (34) menganiaya AK (20) korban kecelakaan di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi hingga tewas.

Sumarni mengungkapkan, korban yang dibunuh Ayu Lestari terlibat dalam kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Teuku Umar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu malam.

Ayu Lestari tega menganiaya AK, korban kecelakaan tersebut, lantaran mengira AK mirip mantan ‘tamunya’. Ayu mengaku kesal dibalut dendam, kemudian membunuh AK.

Seorang waria tega membunuh korban kecelakaan di Tambun Bekasi, (foto: Abdul Kholilulloh)
Seorang waria tega membunuh korban kecelakaan di Tambun Bekasi, (foto: Abdul Kholilulloh)

“Kronologi kasus pembunuhan berawal, korban ini terlibat kecelakaan (korban kecelakaan) kemudian dia diamankan oleh masyarakat dan di taruh di warung, tiba-tiba oleh pelaku ini dipukul,” kata AKBP Sumarni di Mapolres Metro Bekasi, Kamis (02/11/2023).

Saat itu, Sumarni menjelaskan, Ayu menyangka korban adalah orang yang mirip mukanya dengan seseorang yang dicarinya.

“Motif dari pelaku yakni menyangka bahwa korban yang dipukul dan dibunuhnya pernah berhubungan (sesama jenis), namun tidak ada konpensasinya (tidak membayar),” jelasnya.

Sumarni melanjutkan, Ayu Lestari dapat diamankan setelah sempat diminta keterangan dan mengaku ia telah melakukan perbuatannya termasuk melukai korban dengan sempat memukul bagian kepala korban hingga terjadi pendarahan, hingga korban meninggal dunia.

Saat ini, Ayu Lestari telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan polisi. Dia dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan/atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia serta Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Terancam Dibongkar, Camat Tambun Selatan Tinjau Lokasi Bangunan Liar

“Pasal 338 KUHP ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.atau penjara paling lama 20 tahun,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, kejadian ini bermula ketika AK mengalami kecelakaan di Jalan Raya Teuku Umar, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (18/10) malam. Ayu Lestari mengaku mencoba menyelamatkan korban.

“Korban yang saat itu dalam kondisi terluka dibawa pelaku dengan menggunakan angkutan umum dan diturunkan di sebuah warung kosong,” kata Kapolsek Tambun Kompol Stanlly Soselisa, dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (22/10/2023) lalu.

Sementara motor korban, menurut pengakuan Ayu, ditinggalkan di lokasi kecelakaan. Keterangan Ayu ini sejalan dengan keterangan saksi sopir Elf yang mengantar korban dan Ayu ke warung kosong.

Ia menyebut, sesampainya di warung tersebut, bukannya memberikan pertolongan tetapi Ayu malah menganiaya korban. Ayu Lestari mengambil barang berharga milik korban salah satunya berupa dompet.

“Bukannya korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan, di warung kosong tersebut korban malah dianiaya dengan dihujami pukulan di bagian wajah hingga korban langsung tidak sadarkan diri,” tandasnya.

Facebook Comments
Example 120x600