Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaPilkada 2024

PKS Kabupaten Bekasi Rubah Haluan Dukung Ade Kuswara Kunang? Ini Kata Ketua DPD

1081
×

PKS Kabupaten Bekasi Rubah Haluan Dukung Ade Kuswara Kunang? Ini Kata Ketua DPD

Sebarkan artikel ini
Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustafa, A.Md

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Dewan Pimpinan Daerah Partai Keadilan Sosial (DPD PKS) Kabupaten Bekasi menanggapi pemberitaan di media sosial yang menyebutkan bahwa PKS Kabupaten Bekasi mengubah arah koalisi pemilihan bupati pada Pilkada 2024 nanti.

Perubahan arah koalisi tersebut, yakni dari Dani Ramdan ke Ade Kuswara Kunang.

Kabar di medsos tersebut menyatakan bahwa Ketua Tim Satgas Jabar Putih (Tim Pemenangan Pemilu PKS) Kabupaten Bekasi, Taufik Saleh telah gagal menjalin koalisi dengan Dani Ramdan yang kini masih menjabat Pj Bupati Bekasi.

Ketua DPD PKS Kabupaten Bekasi, Budi Muhammad Mustafa menampik pernyataan Taufik Saleh tersebut.

Kepada Triberita, Budi mengaku masih melakukan komunikasi intens dengan Dani Ramdan.

“Komunikasi dengan Dani Ramdan masin intens. Sebelum berangkat haji ke Mekkah, kita masih ketemu. Karena saya orang yang meminta dengan sangat, agar Dani Ramdan mengambil wakil bupatinya dari PKS. Tapi kalau memang Dani Ramdan tidak dengan PKS. Ya PKS akan mempunyai 2 pilihan,
Apakah menjadi pengusung tetap Dani Ramdan atau kita ikut dengan calon yang lain,” beber Budi, belum lama ini.

Sampai saat ini Budi mengklaim
masih tetap menjaga komunikasi dengan semua pihak. Mengenai perbedaan pendapat, ia mengatakan, tidak ada perbedaan dengan Dani Ramdan.

Budi justru menilai, Taufik Saleh sebagai Ketua Tim Satgas Jabar Putih yang melihat bahwa Dani Ramdan sejauh ini belum bisa  memutuskan apakah akan bersama PKS atau tidak.

Soal lambatnya keputusan dari Dani Ramdan, dijelaskan Budi, hal ini bisa mendorong DPD PKS harus mempersiapkan untuk mencari koalisi yang lain

“Iya lah harus, kalau perintah partai nanti harus mendukung salah satu calon, meskipun calonnya tidak dari kader PKS, ya harus kita dukung,” ungkapnya.

Baca Juga :  Mahasiswa soroti eks Kepala BPBD Jabar Dani Ramdan Gagal atasi Banjir di Kabupaten Bekasi

Untuk langkah dukungan itu, lanjut dia, semua kembali ke perintah DPP PKS di pusat, akan seperti apa nantinya di Pilkada 2024.

“Saya sebagai ketua partai tetap menjaga komunikasi dengan semua calon yang ada. Karena kita belum tau DPP akan memutuskan seperti apa. Kita mencari chemistry yang baik. Wajarlah sebagai ketua tim sukses beliau [Taufik Saleh] Ketua Satgas, seperti merasa, bahwa Dani Ramdan kok lama amat mengambil keputusan,” papar Budi.

Meskipun begitu, kata Budi, pihaknya tidak kecewa dengan sikap Dani Ramdan, bila memang nanti Pj Bupati Bekasi itu berubah.

“Kecewa sih nggak, hanya bila ada pertanyaan kok lama amat?
Ya wajar Dani Ramdan memutuskan lama, kan beliau PNS. Bisa jadi pulang dari Mekkah hasil doanya jangan nyalon. Kita tidak tau ya semua ini,” ujarnya.

“Yang pasti secara realistis PKS akan mengambil posisi di Wakil Bupati,” tandasnya.

Sekedar informasi, santer di medsos pemberitaan bahwa pada Pilkada Kabupaten Bekasi 2024 nanti, PKS yang awalnya akan mengusung Dani Ramdan, namun dikarenakan akan merubah arah koalisi.

Dani Ramdan sendiri saat ini diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB. Namun PNS Kemendagri yang menjabat Pj Bupati Bekasi ini dinilai masih menggantung keputusannya apakah akan berkoalisi dengan PKS atau tidak.

Partai berlambang Padi dan Kapas ini bahkan dikabarkan akan merubah haluan ke PDIP yang kini masih menggadang-gadang Ade Kuswara Kunang.

 

Facebook Comments