Scroll untuk baca artikel
Bekasi Raya

Semrawut! Sopir Ambulan Keluhkan Susah Lewat Jalan Persimpangan SGC Bekasi, Kemana Dishub?

414
×

Semrawut! Sopir Ambulan Keluhkan Susah Lewat Jalan Persimpangan SGC Bekasi, Kemana Dishub?

Sebarkan artikel ini
Seorang warga sedang sibuk mengatur jalan untuk Ambulan yang sulit melintas di persimpangan SGC, Cikarang Utara, Senin 1 April 2024 (Foto: Gareng)

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – Akibat angkot yang kurang tertib berlalulintas di persimpangan lampu merah pusat perbelanjakan SGC (Sentra Grosir Cikarang), Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, ruas jalan ini menjadi semrawut, krodit, dan sering macet.

Kemacetan ruas jalan ini terjadi hampir setiap hari. Apalagi jika melintas di atas pukul 22.00 WIB hingga pagi, sebagian bahu jalan juga terpakai oleh pedagang dan menjadi area parkir liar kendaraan.

Kemacetan di persimpangan jalan sekitar Pusat Perbelanjaan SGC yang terjadi tiap hari itu bahkan berdampak terhadap mobil darurat seperti Ambulan sulit melintas. Kondisi ini diperparah lagi dengan minimnya petugas, yang kurang peka terhadap sirine Ambulan. Kondisi ini sering dikeluhkan oleh para sopir ambulan yang melintas di jalur SGC.

Melihat kondisi ini, warga dan sebagian pengguna jalan bingung. Seharusnya, ini menjadi tanggungjawab petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi, Polisi Lalu Lintas dan Satpol PP.

“Hallo para petugas yang berwenang, pada kemana Anda ? Polantas ? Satpol PP? Dishub ?.. apa kabar di simpang SGC makin kacau ini, tolong tertibkan dan buat jalan area ini tertib lalu lintas , ini kan kota Cikarang , masa seperti ini”, cetus warga menanggapi kondisi kemacetan di SGC, pada Senin (1/4/2024)

Warga yang tidak ingin disebutkan namanya itu berharap, perlu dilakukan penertiban serta disiapkan sarana dan prasarananya, sehingga masyarakat pengguna jalan dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Apalagi, kata dia, untuk ambulan yang seharusnya diberi kemudahan untuk lewat, karena ambulan tersebut pasti sedang dalam kondisi darurat.

Hal senada dikeluhkan pula oleh warga lainnya, sebut saja Rossy, yang hampir setiap sore harus melintas persimpangan jalan SGC tersebut untuk menuju ke rumahnya setelah bekerja.

Baca Juga :  Viral, Oknum Kades Ribut Dengan Warga Di Acara Jaipong Pesta Hajatan, Begini katanya

Rossy, pengendara roda empat yang mengaku bekerja di salah satu ruko sekitar SGC ini mengaku, setiap pulang kerja selalu terhambat kemacetan di ruas jalan ini.

“Di sini ngga pernah ngga macet, terutama pada jam-jam pulang kerja menjelang Mahgrib, parah banget. Angkot ngetemnya sering sembarangan, sampe menghalangi jalan. Ditambah lagi sekarang ini bulan puasa, muncul pedagang-pedagang dadakan menjual takjil, jadi makin rame,” ungkapnya.

Kroditnya ruas jalan di depan SGC tersebut disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari ojek pangkalan yang mangkal tidak beraturan, angkot yang ngetem seenaknya, ditambah lagi pengendara yang melawan arus. Maka tak heran, kesemrawutan ini membuat Jalan Raya SGC kerap kali tersendat.

Pantauan Triberita pada Senin (1/4/2024), pengendara motor yang melawan arus terus terjadi. Mereka tampak cuek seolah tidak melanggar aturan lalu lintas. Belum lagi pengendara motor banyak yang melakukan hal cukup berbahaya, seperti membawa anak kecil tidak menggunakan helm, bahkan berbonceng tiga.

Facebook Comments