Scroll untuk baca artikel
Bekasi RayaEkonomi & Bisnis

Terima Hibah Ruko dari BCA, PD Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Tasyakuran

355
×

Terima Hibah Ruko dari BCA, PD Muhammadiyah Kabupaten Bekasi Tasyakuran

Sebarkan artikel ini
Profesor Dr Mu'ti Sekum PP Muhammadiyah saat sambutan di acara serah terima hibah ruko dari Bank BCA (Foto : Jeje)

Triberita com ǀ Kabupaten Bekasi – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Bekasi menerima hibah bangunan ruko dua lantai di komplek Metropolitan Mal, dari Bank Central Asia (BCA).
Ruko yang dihibahkan ini, diperuntukkan untuk kantor PDM dan kegiatan persyarikatan, Minggu (8/9/2024).

Penyerahan hibah ruko ini dilakukan oleh salah satu Direktur BCA, Antonius Widodo Mulyono yang diterima langsung oleh Ketua PDM Bekasi Bakir Nurhadi, disaksikan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti dan jajaran pengurus persyarikatan di PDM.

Ketua PDM Bekasi, Bakir Nurhadi mengucapkan terimakasih atas hibah bangunan ruko dua lantai dari BCA.

“Sebenarnya ruko ini tiga lantai, tetapi yang terbangun baru dua lantai, satu lantai belum terbangun,” ucapnya.

“Semoga yang satu lantai lagi dapat dibangun oleh BCA melalui dana CSR,” imbuh Bakir bergurau sambil melihat ke tempat duduk Antonius dari BCA, yang kemudian disambut sorakan para tamu undangan yang memenuhi halaman kantor PDM.

Antonius yang sadar dibidik Ketua PDM, mengaku pura pura tidak dengar, tetapi tidak bisa menyembunyikan wajahnya yang ikut tersenyum.

“Pura-pura tidak dengar, ikut tersenyum juga,” ujar Antonius.

Sementara itu Sekertaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti saat memberikan sambutan juga menimpali dengan gurauan yang segar.

“Kalau sama BCA bahasanya jangan minta sumbangan, tetapi menawarkan kerjasama, atau lebih keren lagi mutual partnership,” tuturnya.

Prof Mu’ti juga mengucapkan terimakasih kepada BCA yang telah memberikan hibah bangunan ruko dua lantai kepada Muhammadiyah.

“Tapi sebenarnya bangunan ini tiga lantai kan, berarti satu lantai lagi dibangun,” terangnya.

Sang Profesor sempat terhenti berbicara, namun kalimatnya diteruskan oleh para undangan, sekalian satu lantainya dibangunkan oleh BCA, spontan suasana berubah menjadi riuh oleh candaan.

Baca Juga :  Breaking News !! Sebuah Truk Trailer Terperosok Gorong-gorong, Jalan Industri Pasir Gombong Cikarang Macet

Prof Mu’ti melempar kalimat lagi.

“PDM sudah ada mobil belum,” cetusnya.

Spontan para tamu undangan menjawab cepat.

“Belum. Kita minta dibelikan BCA juga,” jawab para undangan yang menambah suasana tak berhenti tertawa.

Prof Mu’ti berharap dengan mendapatkan hibah ruko dari BCA, para pengurus harus bisa manfaatkan dengan sebaik baiknya.

“Kegiatan persyarikatan harus makin banyak,” ungkap guru besar UIN Jakarta ini.

Menurutnya, percuma memiliki kantor bagus, namun para pengurusnya tidak bisa memanfaatkan dengan baik, sehingga kantor menjadi alih fungsi yang tidak baik. Ia berharap dengan dimilikinya kantor yang sangat bagus, kegiatan harus lebih banyak agar suasana kantor menjadi hidup.

Termasuk kantor ini, menurut Prof Mu’ti, juga harus menjadi tempat penyimpanan data. Data atau dokumen persyarikatan harus ditaruh di kantor, jangan dibawa pulang.

“Ini demi ketertiban organisasi. Bahaya, kalau dokumen dibawa pulang, stempel dibawa pulang, nanti tidak tertib,” sambung sang Profesor yang mengambil S2-nya di Universitas Flinders, Australia.

Termasuk mobil, Prof Mu’ti menegaskan, kalau milik kantor, jangan dibawa pulang.

“Saya sejak aktif di persyarikatan, tidak pernah mau membawa pulang mobil kantor ke rumah. Bukan karena di rumah saya tidak ada garasinya, kalau cuma garasi sih ada,” ucapnya.

Ia juga bertanya, ngomong-ngomong PDM udah punya mobil belum, pertanyaan Prof Mu’ti disambut serempak para tamu undangan.

“Belum, kita minta dibelikan BCA juga.” jawab para tamu undangan yang hadir.

Prof Mu’ti pun tak bisa menyembunyikan senyumnya lihat respon tamu undangan yang mayoritas anggota persyarikatan sangat reaktif dan responsif.

“Tamu undangan sangat reaktif dan responsif,” pungkasnya.

Facebook Comments