Triberita.com | Karawang – Tempat Wisata laut masih menjadi primadona bagi wisatawan. Sejak Idul Fitri 1445 Hijriah hingga selesai Lebaran, ada saja warga yang mendatangi Pantai Wisata Tanjung Pakis.
Sayangnya, kesadaran masyarakat tergolong rendah, sehingga pantai menjadi lautan sampah, Sabtu (13/04/2024)
Seperti Pantai Wisata Tanjung Pakis Karawang, Desa Tanjung Pakis Jaya, Kecamatan Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. yang masih menjadi Primadona dan menjadi lautan sampah, beberapa hari terakhir ini, sebagian kawasan masih diguyur hujan. Aliran sungai pun sempat deras. Sampah itu ada yang terbawa banjir dan ada banyak sampah yang dibuang sembarangan,
Salah satu pengunjung Pantai Pantai Pakis, AML (26), datang bersama keluarga, mengaku kecewa melihat kondisi pantai yang menjadi destinasi wisata di Kabupaten Karawang tersebut.

Pengunjung asal Meikarta Kabupaten Bekasi pada Sabtu (13/4/2024) itu mengaku kecewa dengan kondisi pantai yang dipenuhi sampah.
“Sebenarnya Pantai Pakis ini bagus kalau bersih. Karena banyak sampah, jadinya kotor,” ujarnya.
Pemerintah, kata dia, baik desa, kecamatan, maupun kabupaten, selayaknya ikut memperhatikan.
Kalau memang dikelola, maka pihak pengelola selayaknya bertanggung jawab. Paling tidak, sampah harus dibersihkan oleh mereka yang mengambil manfaat atau keuntungan dari kedatangan wisatawan Tanjung Pakis.
Ia menambahkan, di sisi lain wisatawan juga perlu diingatkan untuk tidak membuang sampah sembarangan.
“Masuk ke Tanjung Pakis ini, selain tiket masuk yang cukup mahal di dalam masih harus bayar parkir kendaraan. Jadi masuk ke Pantai Tanjung Pakis bayarnya dobel Tapi, sampahnya dibiarkan numpuk,” sambung dia,
Sekedar diketahui, Pantai Tanjung Pakis diakui banyak warga sebagai tempat yang bagus. Namun, sayangnya tidak dikelola dengan baik. Akibatnya, banyak pengunjung yang Kecewa akan Wisata pantai Tanjung Pakis ketika libur Lebaran.
Pantauan tim awak media, banyak sampah yang menumpuk di sekitar tangki break water (pemecah ombak). juga disepanjang bibir pantai, Sementara itu di sekitarnya, banyak pengunjung yang mandi dan foto bersama. Tentu saja, sebagian sampah ikut terpotret pada foto-foto pengunjung.

















