Triberita com I Kabupaten Bekasi – Kecamatan Muaragembong melaksanakan upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang ke-116 tahun di halaman Kantor Kecamatan Muaragembong, Senin, (20/5/2024).
Upacara dipimpin langsung oleh Camat Muaragembong, Sukarmawan selaku inspektur upacara, dihadiri unsur Forkopimcam Muaragembong, Danramil 03 Cabangbungin, Kapolsek Muaragembong, Aparatur Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Pelajar, dan seluruh elemen masyarakat Muaragembong.
Sukarmawan dalam sambutannya mengatakan, Harkitnas ke-116 mengusung tema bertajuk ‘Kebangkitan kedua menuju Indonesia emas 2045’, menurutnya masa emas Kecamatan Muaragembong, ditandai dengan terealisasinya pembangunan Jembatan Kuning sebagai ikon Muaragembong yang bermanfaat.
Dijelaskannya, pembangunan jembatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghubung manusia antar desa, melainkan sebagai konektivitas ekonomi dan wilayah antar kabupaten, dimana masing-masing Desa di Muaragembong mempunyai potensi Pertanian, Perikanan, dan Wisata Bahari.
“Dan itu bukan hanya penghubung dua desa, namun juga bisa bermanfaat untuk kabupaten tetangga yaitu Kabupaten Karawang dan wilayah sekitarnya,” ucapnya.
Selain itu juga, kata Sukarmawan, agar bisa terhubung ke destinasi Wisata Muaragembong, seperti Pantai Bungin, Wisata Hutan Mangrove, Wisata Lutung Jawa dan akan menjadi Wisata Bahari Muaragembong sesuai dengan Inovasi Kecamatan Muaragembong.
“Jadi penghubung ke Kabupaten Karawang juga, agar bisa terhubung ke destinasi wisata Muaragembong, seperti Pantai Bungin, wisata Hutan Mangrove, Wisata Lutung Jawa,” jelasnya.
Bangsa Indonesia saat ini berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan tongkat estafet semangat kebangkitan pertama yang telah diperjuangkan para pendiri bangsa.
“Saat ini Bangsa Indonesia tengah dihadapkan oleh tantangan dan peluang baru di era kemajuan teknologi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Sukarmawan mengatakan, kemajuan teknologi telah menghampiri aspek kehidupan sehari-hari dan menjadi bagian dari peradaban saat ini, di mana inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.
“Maka dari itu, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan untuk menyongsong Indonesia Emas,” sambungnya
Dia berharap, melalui Harkitnas hari ini, dapat menjadi momentum dalam menatap masa depan bangsa dengan penuh optimisme. Baik dari sisi potensi Sumber Daya Alam, Sumber Daya Manusia, bonus demografi, serta transformasi digital yang menjadi modal dasar untuk bangkit menuju Indonesia Emas 2045.
“Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan. Kemajuan telah terpampang di depan mata, momen ini mesti kita tangkap agar kita langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Tidak mungkin lagi bagi kita untuk berjalan lamban, karena kita berkejaran dengan waktu,” tutupnya.

















