Scroll untuk baca artikel
Bekasi Raya

Hari Jadi ke-23 Tahun, Ormas Oi Kabupaten Bekasi Gelar Tasyakuran

265
×

Hari Jadi ke-23 Tahun, Ormas Oi Kabupaten Bekasi Gelar Tasyakuran

Sebarkan artikel ini
Badan Pengurus Kabupaten / Kota Organisasi Oi, adakan tasyakuran di hari jadi yang ke-23 Tahun (Foto : Istimewa).

Triberita com ǀ Kabupaten Bekasi – Dalam rangka milad hari jadinya yang ke 23 tahun, Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Orang Indonesia (Oi) Kabupaten Bekasi mengadakan tasyakuran, yang diselenggarakan di Majelis Nurul Ansor, Kampung Pulo RT 05, RW 03, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi, pada hari Minggu kemarin (26/5/2024).

Dalam acara tasyakuran tersebut hadir Ketua Oi Kabupaten Bekasi Fikri Pirahmi, Wakil ketua Ahmad Yasin (Utex), Dewan pembina Muslih (Ambon), Sekjen Dede Yusuf dan yang lainnya. Selain itu juga kelompok-kelompok Oi diantaranya : Oi Wajah Pribumi, Oi Lemah Abang, Oi Samsara, Oi Zig-zag, Oi Sumbang, Oi Bersemi Kembali.

Dalam kesempatan itu Fikri Pirahmi sebagai Ketua Ormas Oi mengatakan, sebagai pengurus organisasi harus tertib secara administrasi.

Ia menjelaskan, tertib administrasi adalah kelengkapan dan kerapihan dokumen administratif. Sehingga kegiatan apa saja yang dilakukan oleh sebuah organisasi, siap untuk dipertanggungjawabkan.

“Organisasi harus tertib administrasi. Perilaku tertib ini menandakan bahwa organisasi tersebut mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” ucap Fikri

Semoga Organisasi Oi Kabupaten Bekasi, kata Fikri, dapat menjalankan organisasi dengan baik, sejahtera dan bermanfaat untuk sesama,” tuturnya.

Sementara Dewan Pembina Oi Kabupaten Bekasi, Muslih biasa disapa Bang Ambon, menambahkan, Oi merupakan organisasi besar yang mencakup semua aspek kehidupan.

“Oi itu organisasi besar, yang mencakup semua aspek kehidupan,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Ormas Oi mampu merubah karekter negatif menjadi positif dalam peng-aplikasian nya, sehingga menjadi karakter yang baik di setiap pengurus dan anggota Oi itu sendiri. Sehingga bisa menjadi bagian penting di tengah masyarakat.

“Organisasi Oi mampu merubah karakter negatif menjadi positif, para anggota maupun pengurusnya,” ujar Ambon.

Baca Juga :  Lagi, Laskar Merah Putih Sambangi Kejari Kabupaten Bekasi, Usut Kasus Dugaan Suap Oknum Dewan 

Organisasi Oi pun mempunyai pilar yang disebut, Seni, Olahraga, Pendidikan, Akhlak, dan Niaga (SOPAN). Hal ini lah yang akhirnya melahirkan kader kader yang baik, santun dan bijak dalam bersaing dan berkarya untuk kota tercinta, khususnya di Kabupaten Bekasi.

Masih ditempat yang sama, Wakil Ketua, Ahmad Yasin atau Utex mengatakan, Oi harus kembali ke jati diri bangsa. Organisasi Oi hadir di Kabupaten Bekasi dengan membawa amanah Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, melalui AD/ART yang berazaskan Pancasila, yang harus benar-benar dijunjung tinggi dan dijalankan sesuai dengan konstitusi yang ada.

“Organisasi Oi harus membawa amanah UUD 1945, melalui AD ART yang berazaskan Pancasila,” imbuhnya.

Utex menambahkan, organisasi Oi ke depannya bisa menghasilkan generasi-generasi yang cinta tanah air, cinta dengan tanah kelahirannya, dan mampu berkarya untuk lingkungannya.

“Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya untuk Indonesia Raya, tetap semangat kawan-kawan,” pungkasnya.

Facebook Comments