Scroll untuk baca artikel
Bekasi Raya

LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi Aksi Damai Dukung Dani Ramdan Kembali jadi Pj Bupati

451
×

LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi Aksi Damai Dukung Dani Ramdan Kembali jadi Pj Bupati

Sebarkan artikel ini
LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi Aksi Damai Dukung Dani Ramdan Kembali jadi Pj Bupati

Triberita.com | Kabupaten Bekasi – LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Bekasi, Selasa (7/5/2024).

Unjuk rasa itu merupakan aksi damai mendukung penuh agar Dani Ramdan kembali memimpin dan mendapatkan kembali kepercayaan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk melanjutkan jadi Pj Bupati Bekasi tahun 2024 hingga tahun 2025.

Sekretaris Distrik LSM GMBI Kabupaten Bekasi, Faisal Syukur mengatakan, seluruh jajaran LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi menyatakan sikap akan konsisten mendukung penuh Dani Ramdan, agar kembali mendapatkan kepercayaan dari Kemendagri untuk melanjutkan menjabat jadi Pj Bupati Bekasi sampai masa batas waktu transisi hasil Pemilukada Kabupaten Bekasi terpilih.

“Dukungan kami bukan hanya sebatas figur atau sosok Dani Ramdan yang penuh pengalaman di birokrasi dalam mengelola tata Pemerintah Kabupaten Bekasi yang semakin baik, bersih dan berwibawa, namun juga jauh dari nilai transaksional dan KKN di lingkungan Pemda Bekasi,”ucap Faisal.

LSM GMBI Distrik Kabupaten Bekasi melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Pemkab Bekasi, Selasa (7/5/2024).(Foto: Gareng)

Yusuf Bakhtiar selaku Ketua KSM Kecamatan Cikarang Utara menambahkan, kepemimpinan Dani Ramdan menjabat jadi Pj Bupati Bekasi sudah bisa menunjukkan banyak prestasi ditingkat Provinsi hingga Nasional baik dalam pelayanan masyarakat dan keterbukaan informasi publik hingga prestasi Olahraga.

“Kalaupun kita mendukung penuh kepada Pak Dani Ramdan, tetapi auto kritik kita sebagai sosial kontrol tetap kita jalankan, jika ada hal-hal yang dianggap kebijakan pemerintah Kabupaten Bekasi tidak pro rakyat, dan penting untuk kita ingatkan baik secara lisan maupun kritik terbuka melalui media masa,” kata Yusuf Bakhtiar.

Hal itu, lanjut Yusuf, menjadi hal biasa di era demokrasi, yang penting perbedaan pendapat jangan sampai dilandasi suka atau tidak sukanya kepada seseorang.

Baca Juga :  Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Bekasi, Pj Bupati Genjot UMKM

“Tapi harus dinilai secara arif dan bijaksana, karena tidak semua kepemimpinan seseorang itu bisa sempurna, pasti banyak kekurangan seperti halnya manusia biasa,” tutupnya.

Facebook Comments